JEMBRANAEXPRESS.COM - Sepuluh hari menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, yang berlangsung pada tanggal 27 November mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara.
Simulasi ini diselenggarakan di TPS 5, Desa Antosari, Selemadeg Barat, pada Minggu (17/11/2024).
Sebanyak 389 warga terlibat dalam proses pencoblosan untuk Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Banjar Malet Gusti Akibat Sambaran Petir, Kerugian Ditaksir Rp 100 Juta
Ketua KPU Tabanan, I Wayan Suwitra, menjelaskan bahwa simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapan teknis pemungutan suara dan memberikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai proses pemungutan suara yang akan datang.
"Kami memilih TPS 5 Desa Antosari sebagai lokasi simulasi sesuai rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan, yang menyoroti kekhawatiran pemilih enggan datang ke TPS yang dianggap terlalu jauh," ujarnya.
Suwitra menambahkan bahwa pemilihan TPS 5 ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi dan pengetahuan masyarakat terkait pelaksanaan Pilkada 2024.
Hasilnya, tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS cukup tinggi.
Baca Juga: Bank BPD Bali Terus Komitmen Tingkatkan Tata Kelola dan Kinerja Keuangan yang Berkelanjutan
Proses pemungutan suara dalam simulasi ini dilakukan dengan cara yang sama seperti pada pemungutan suara yang riil, dan penghitungan suara dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Sirekap.
"Melalui simulasi ini, kami di KPU juga dapat melihat bagaimana partisipasi masyarakat, dan hasil yang didapat nanti akan dievaluasi untuk kesiapan Pilkada mendatang," lanjutnya.
Selain simulasi pencoblosan, KPU Tabanan juga terus melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan terkait mitigasi bencana, mengingat pelaksanaan Pilkada 2024 bertepatan dengan musim hujan.
Suwitra menyatakan bahwa untuk kesiapan logistik, secara keseluruhan persiapan sudah mencapai 98 persen.
"Rencananya pada 21-23 November 2024 akan dilakukan setting kotak logistik terakhir dengan melibatkan PPK, PPS, dan KPPPS," pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa