JENBRANAEXPRESS.COM - KPU Badung telah menyelesaikan persiapan logistik Pilkada 2024, terutama dalam pelipatan surat suara dan penyiapan kotak suara.
Rencananya logistik ini akan didistribusikan dua hari sebelum pencoblosan, yakni mulai 25 November 2024.
Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra mengatakan, proses pendistribusian akan dilakukan secara bertahap hingga ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Bahkan akan dilakukan pengamanan ketat dalam pendistribusian logistik ke Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“Surat suara sudah lengkap dan siap didistribusikan. Mulai 25 November ini, logistik akan dikirimkan ke PPS, dan selanjutnya dari PPS ke TPS akan diatur oleh masing-masing desa,” ujar Gung Yusa, Jumat (22/11).
Pihaknya pun memastikan surat suara yang telah selesai disortir dipastikan bebas dari kerusakan. Sebab setwlah disortir kerusakan yang ditemukan selama proses sortir relatif kecil. Sehingga telah dilakukan penggantian.
Baca Juga: Lomba Sambung Lagu Meriahkan HUT KORPRI dan PGRI di Jembrana
Untuk pemilihan Bupati, tercatat sekitar 900 lembar surat suara rusak, sedangkan untuk pemilihan Gubernur, sekitar 1.100 lembar.
"Selain itu, tiga kotak suara juga ditemukan dalam kondisi rusak tetapi telah diganti," ucapnya.
Mengenai target partisipasi pemilih, KPU Badung optimis tingkat kehadiran masyarakat di Pilkada 2024 akan mencapai lebih dari 80 persen.
Berbagai langkah telah dilakukan untuk meningkatkan partisipasi, salah satunya melalui sosialisasi intensif dengan pendekatan langsung ke rumah-rumah warga.
"Kami yakin angka golput akan rendah. Dengan upaya yang sudah kami lakukan, target kehadiran 80 persen atau lebih dapat tercapai," jelasnya.
Baca Juga: Demi Perubahan Jembrana, Ribuan Warga Yehkuning Berkomitmen Menangkan Bang Ipat
Sosialisasi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti kepala lingkungan, komunitas lokal, dan organisasi profesi.
Hal ini untuk memastikan seluruh warga memahami pentingnya menggunakan hak pilih mereka.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau seluruh pemilih di Kabupaten Badung, termasuk di daerah-daerah terpencil.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa