JEMBRANAEXPRESS.COM – Dalam upayanya untuk semakin mengukuhkan posisi sebagai destinasi wisata unggulan di Bali, Buleleng merencanakan pembangunan dermaga ponton di Pelabuhan Tua.
Dinas Pariwisata Buleleng telah mengajukan dana sebesar Rp 5 miliar ke pemerintah pusat untuk mewujudkan proyek ini.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, mengungkapkan bahwa dermaga ponton merupakan langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas dan daya tarik wisata di kawasan tersebut.
“Kami ingin memastikan wisatawan memiliki pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan saat berkunjung ke Buleleng,” ujarnya.
Pada tahun 2024, Dinas Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 1,3 juta jiwa, namun hingga November, angka tersebut telah terlampaui dengan total 1.448.005 wisatawan.
Dari jumlah tersebut, terdapat 547.232 wisatawan mancanegara dan 900.733 wisatawan domestik.
“Kami yakin angka ini akan bertambah karena Desember adalah puncak kunjungan wisatawan,” tambah Dody.
Keberhasilan ini mendorong Buleleng untuk menetapkan target baru sebesar 1,5 juta kunjungan wisatawan hingga Desember 2024 dan juga untuk tahun 2025.
Salah satu strategi yang diusung adalah mengaktivasi wisata paket 3B (Banyuwangi-Bali Barat-Buleleng) dengan fasilitas fast boat.
Meskipun uji coba jalur ini pada September 2024 menunjukkan dermaga di Lovina belum memadai, pihaknya tetap optimis dengan rencana pembangunan dermaga ponton yang lebih sesuai.
“Kami sudah melaporkan kendala ini ke Kementerian Pariwisata. Dana yang diajukan akan digunakan untuk membangun dermaga ponton dengan tiang pancang di Pelabuhan Tua, yang memiliki perairan cukup dalam,” jelas Dody.
Proyek lain yang diandalkan Buleleng adalah Jalur Shortcut Singaraja-Denpasar yang sedang dikerjakan.
Jalur ini diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh, sehingga mempermudah akses wisatawan dari wilayah lain di Bali.
“Kami optimistis, dengan infrastruktur yang terus berkembang, target 1,5 juta wisatawan pada 2025 bukan hal yang mustahil,” tutup Dody.
Melalui berbagai upaya ini, Buleleng terus berinovasi dalam memperkuat daya tariknya di kancah pariwisata Bali dan internasional.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa