JEMBRANAEXPRESS.COM - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menegaskan komitmen menghadapi tantangan masa depan sebagai institusi pendidikan tinggi unggulan di Indonesia.
Dalam diskusi terfokus yang digelar baru-baru ini, Undiksha merumuskan lima sasaran strategis guna mendukung transformasi menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) dan pencapaian visi International Reputable University in Education and Leadership (IRUEL) pada tahun 2026.
Rektor Undiksha, I Wayan Lasmawan, menyoroti pentingnya optimalisasi berbagai sumber daya universitas.
Beliau menyampaikan bahwa Undiksha harus mampu memanfaatkan modal manusia, pengetahuan, informasi, keuangan, serta organisasi untuk menciptakan inovasi berkelanjutan.
"Langkah ini akan mempercepat pencapaian visi dan misi universitas secara terukur dan akuntabel," ujar Prof. Lasmawan.
Diskusi tersebut menghasilkan lima sasaran strategis:
1. **Perluasan Akses Pendidikan Berkeadilan dan Bermutu**: Undiksha berkomitmen meningkatkan akses pendidikan bagi mahasiswa di semua jenjang untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan bermutu.
2. **Penguatan Mutu dan Relevansi Program**: Peningkatan kualitas pembelajaran serta fasilitas menjadi prioritas guna memastikan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
3. **Diversifikasi Sumber Pendapatan**: Upaya memperluas sumber pendapatan, termasuk pengembangan unit usaha, untuk mendukung keberlanjutan finansial universitas.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Buleleng Perkuat Penanggulangan Bencana Melalui Sinergi DPRD dan BPBD
4. **Budaya Organisasi Berprestasi**: Mendorong budaya organisasi yang berorientasi pada prestasi melalui penerapan SOP transparan dan pengukuran kinerja akuntabel untuk meningkatkan motivasi civitas akademika.
5. **Tata Kelola Berbasis Digital**: Memperkuat tata kelola berbasis digital untuk menciptakan layanan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel sebagai persiapan perubahan status kelembagaan menjadi PTN BH.
Rektor Lasmawan menegaskan bahwa seluruh unit kerja, termasuk fakultas, pascasarjana, dan lembaga pendukung lainnya, harus mengintegrasikan program-program kerja dengan kelima sasaran strategis tersebut.
Alokasi anggaran dirancang untuk mendukung prioritas yang berorientasi pada hasil nyata.
"Momentum ini menjadi langkah penting bagi Undiksha untuk melakukan transformasi. Dengan sinergi seluruh elemen kelembagaan, kami optimis dapat menjadi universitas berdaya saing global dan menjadi kebanggaan bangsa," tutup Lasmawan.
Editor : I Gde Riantory Warmadewa