JEMBRANAEXPRESS.COM - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Tabanan pada Selasa (10/12/2024).
Akibatnya beberapa wilayah mengalami bencana seperti pohon tumbang, tiang listrik roboh, dan tanah longsor.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, pihaknya menangani lima bencana sepanjang hari Selasa, yang terdiri dari pohon tumbang dan tanah longsor.
Empat kejadian pohon tumbang terjadi di lokasi berbeda. Di Kecamatan Kerambitan, pohon cemcem tumbang di Banjar Belong, Desa Blambangan.
Di Kecamatan Marga, pohon bintinu tumbang di Banjar Uma Bali, Desa Geluntung, sekitar pukul 14.20 Wita, dan sempat menutup akses jalan.
Di Kecamatan Baturiti, pohon albasia menutup Jalan Raya Cau menuju Banjar Bunyuh, Desa Perean, memutus akses jalan selama beberapa jam.
Pohon albasia lain juga tumbang di Desa Apuan, merobohkan tiang listrik di jalan utama desa dan menutup jalan sekitar pukul 13.00 Wita.
Penanganan dilakukan BPBD Tabanan dengan membersihkan material pohon tumbang. Namun, tiang listrik yang roboh masih menunggu penanganan lebih lanjut dari PT PLN.
"Akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan kecil, tetapi kendaraan besar masih diharapkan menghindari jalur ini sementara," ujar Srinadha Giri.
Baca Juga: Sidang Tuntutan Kasus Korupsi Dana BKK Desa Tista Buleleng, Dua Terdakwa Dituntut Hukuman Berat
Selain itu, longsor terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 Wita, menimpa halaman belakang rumah Ketut Sukanada di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.
BPBD Tabanan bertindak cepat dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta peralatan untuk membersihkan material longsor.
Situasi ini menuntut kewaspadaan tambahan dari warga Tabanan terhadap cuaca ekstrem yang terus terjadi.
BPBD menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian serupa agar dapat segera ditangani.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa