JEMBRANAEXPRESS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung melaporkan telah berhasil menangani 15 titik bencana alam yang terjadi pada Selasa, 10 Desember 2024.
Bencana yang didominasi oleh pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur akibat angin kencang ini menimbulkan kerugian material yang cukup signifikan, namun untungnya tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Menurut data dari BPBD Klungkung, beberapa titik di mana pohon tumbang terjadi antara lain: Dusun Payungan, Desa Selat; Dusun Buayang, Desa Gunaksa; Dusun Gunungrata, Desa Getakan; serta beberapa lokasi di Jalan menuju Pura Watuklotok dan Pantai Klotok.
Pohon tumbang juga dilaporkan di Jalan Sedap Malam, Akah, Sidayu Losan, dan Jalan Setiabudi, termasuk menimpa tembok warga di Desa Dawan Klod.
Kepala BPBD Klungkung, I Putu Widiada, menjelaskan upaya penanganan yang dilakukan.
“Untuk penanganan pohon tumbang ini, kami mengerahkan dua unit mobil rescue dari BPBD Klungkung dan BPBD Provinsi Bali, dilengkapi dengan tiga unit gergaji mesin,” ucapnya.
Selain itu, sebuah pohon mangga tumbang di area parkir Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan di Jalan Raya Desa Takmung, menimpa satu unit mobil Avanza dan satu sepeda motor.
Angin kencang juga menyebabkan kanopi milik warga di Jalan Raya Gunaksa roboh dan rumah di Jalan Ngurah Rai, Semarapura Tengah, tertimpa pohon.
Sementara itu, meski kerugian material secara keseluruhan belum bisa disimpulkan, Widiada menyebutkan bahwa ada rumah yang kerugiannya mencapai Rp 200 juta akibat tertimpa pohon.
Kendati semua titik bencana telah ditangani, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga.
Baca Juga: HUT ke-25 DWP, Ny. Yuniati Budiasa Ajak Jajarannya Dukung Pembangunan Nasional
“Cuaca saat ini sangat tidak dapat diprediksi, sering terjadi hujan disertai angin kencang. Oleh karena itu, kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan bencana alam,” tandasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa