JEMBRANAEXPRESS - Penemuan jasad bayi perempuan terjadi di Banjar Negara Kaja, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, Rabu (11/12/2024).
Kejadian itu sontak membuat heboh warga yang tinggal di Jalan Nusa Indah tempat bayi malang itu ditemukan.
Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. "Bayi perempuan ditemukan di dalam tas belanja," ujarnya.
Ia menjelaskan penemuan tersebut bermula ketika saksi Made Pulawan,46 saat itu sedang jalan-jalan di seputaran Jalan Nusa Indah sekitar pukul 06.30 Wita. Lalu, dia melihat tas belanja warna abu-abu.
"Posisi tas berada di bawah pohon pada lahan kosong," terangnya.
Baca Juga: BPBD Klungkung Tangani 15 Titik Bencana Alam Akibat Hujan dan Angin Kencang Dalam Sehari
Waktu itu saksi pertama belum menaruh curiga pada benda itu.
Berikutnya, ada saksi lain bernama Nyoman Surada,58 yang hendak bekerja di proyek tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 Wita.
Saat hendak memarkir motor, pria itu curiga dengan keberadaan tas abu-abu.
Lalu, Surada memanggil Pulawan agar memberitahu Kepala Kelompok Perumahan Nusa Indah Komang Adnyana.
Kemudian mereka bersama-sama mengecek isi tas mencurigakan itu.
"Alangkah terkejutnya mereka saat mendapati di dalamnya ada mayat bayi," imbuhnya.
Mereka kemudian langsung menghubungi polisi guna penanganan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan dari petugas Polsek Mengwi, bayi dibungkus dengan selimut warna putih lis merah muda dan motif bunga.
Saat ditemukan, posisi kepala bayi berada di sebelah barat. Didalam tas juga ditemukan barang lainnya, seperti selembar surat wasiat di atas kertas karton, handuk warna putih, dua buah sarung tangan warna putih, dua buah sarung kaki warna putih.
Selain itu, ada kresek warna hitam yang berisi ari-ari. Adapun kondisi bayi tersebut, memiliki panjang 45 cm dengan tali pusar masih menempel.
Terdapat lebam mayat pada kedua kaki, lebam mayat pada kedua tangan, lebam mayat punggung dan lebam mayat pada leher.
"Selanjutnya, mayat korban dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk dilakukan Visum ET Repertum (VER)," tandasnya.
Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap orang yang membuang buah hatinya tersebut.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa