Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

VIRAL!!! Pemuda Kerasukan Gegerkan Warga Ungasan, Bersuara Seperti Ular, Makan Dupa dan Acak-Acak Sesajen Usai Piodalan

I Gede Paramasutha • Selasa, 17 Desember 2024 | 16:39 WIB
Tangkapan layar video viral saat Anas kerasukan dan acak-acak sesajen.
Tangkapan layar video viral saat Anas kerasukan dan acak-acak sesajen.

JEMBRANAEXPRESS.COM – Warga di Jalan Tukad Jinah Blok A, Banjar Kelod, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, dibuat geger oleh seorang pemuda bernama Anas Kurniawan, 21 tahun, pada Minggu (15/12/2024) sore.

Anas diduga kerasukan setelah merusak sesajen yang sebelumnya telah digunakan dalam upacara piodalan oleh pemilik rumah di kawasan tersebut.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Buleleng Siapkan Destinasi Wisata Menghadapi Libur Panjang Nataru 2024, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan Yang Berkunjung

Kejadian ini cepat menyebar dan menjadi viral di media sosial, memicu diskusi mengenai fenomena kerasukan serta kepercayaan lokal yang terkait.

Polsek Kuta Selatan pun turun tangan untuk menangani situasi ini.

Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, pada Senin (16/12/2024) menjelaskan bahwa pemilik rumah, I Kadek Wirata Putra, meletakkan sesajen tersebut di depan rumah sekitar pukul 17.00 Wita.

"Sesajen itu sudah selesai digunakan untuk upacara piodalan di rumahnya, jadi bukan lagi bagian dari proses sakral yang berlangsung," terangnya.

Baca Juga: Duel Sengit di Stadion Mayor Metra Singaraja, Persega Gerokgak Menang Telak 4-1 atas Teja Harum Tejakula Saat Laga Perdana Buleleng Cup 2024

Tiba-tiba, Anas datang merusak sesajen sambil merangkak dari arah timur dan mengeluarkan suara aneh menyerupai ular.

Dalam keadaan yang diduga kerasukan, Anas meminta dupa yang sudah dinyalakan dan secara mengejutkan memakan dupa tersebut sebelum jatuh pingsan.

Saksi dari pihak keluarga, Joko Ristono, yang merupakan teman Anas, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, mereka sempat menikmati bir di kos.

"Dari keterangan rekannya, dia keluar dari kos dalam keadaan tidak normal dan merangkak menuju rumah tempat piodalan berlangsung," jelas Yudistira.

Untuk mencegah kerumunan warga, pemilik rumah segera menutup pintu gerbangnya.

Sekitar 30 menit setelah kejadian, Anas dibawa kembali ke kos dan tidak lama kemudian siuman.

Anehnya, pemuda ini mengaku sama sekali tidak mengingat apa pun yang terjadi selama kejadian tersebut.

"Hingga saat ini, kami masih mendalami kasus ini agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat," pungkas Kapolsek Yudistira.

Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan, serta menghormati tradisi dan upacara yang ada dalam masyarakat.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#ular #Piodalan #ungasan #kerasukan #bali #sesajen