JEMBRANAEXPRESS.COM - Perayaan malam tahun baru di GWK akan kembali dimeriahkan dengan pesta kembang api spektakuler melalui Bali Countdown 2025.
Dengan lebih dari 4.000 shots kembang api, acara ini menjanjikan kemeriahan tak terlupakan.
Selain pertunjukan kembang api, acara ini juga menampilkan sejumlah band, DJ, dan para finalis Miss Universe Asia 2025.
Para finalis ini akan berkolaborasi dengan bintang tamu khusus yang masih dirahasiakan untuk menambah keistimewaan malam tersebut.
Direktur Operasional GWK Cultural Park, Rossie Andriani, menjelaskan bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, GWK akan menghadirkan pertunjukan kembang api yang megah berlatar Patung Garuda Wisnu Kencana.
Acara ini dirancang untuk menjadi wadah bagi anak muda Bali dalam mengekspresikan diri.
Selain kembang api, malam tahun baru di GWK akan dimeriahkan oleh musisi Indonesia, fashion show, dan kuliner.
Didukung oleh promotor Dipta Komunika, Palmy Kreatif sebagai strategic planner, dan ASIK Event Organizer sebagai partner lokal, acara ini menghadirkan artis populer di kalangan anak muda, termasuk Fiersa Besari, DJ Ray, DJ Mahesa, Not So Koplo, dan De EX band (yang juga dirahasiakan).
Fashion show dari finalis Miss Universe Asia 2025 akan menambah glamor acara.
Rossie menyatakan tiap tahun kami berusaha memberikan konsep berbeda dengan mengundang artis kesayangan anak muda dan elemen hiburan seperti fashion show.
Dengan demikian, pihaknya menargetkan kehadiran 10-15 ribu orang pada malam tahun baru.
"Kembang api akan berlangsung selama 6-7 menit, menawarkan pemandangan menakjubkan dengan latar Patung Garuda Wisnu Kencana," terangnya.
Direktur Operasional Dipta Komunika, Arthur Indra Wibawa, optimis acara akan menarik meski di tengah musim hujan.
Acara di panggung utama Mandala Loka akan diisi penampilan oleh DJ Ray dan DJ Mahesa, dilanjutkan oleh De EX band, serta penampilan pamungkas dari Fiersa Besari, yang akan hiatus di tahun 2025.
"Acara ini juga menampilkan fashion show para finalis Miss Universe Asia 2025," tambah Arthur.
CEO Chuah Support Services, Erma Yunita, menambahkan Bali Countdown 2025 juga mendukung UMKM lokal.
Bertujuan memperkenalkan produk-produk unggulan dari 37 UMKM Bali (dengan target 45 UMKM), hadirnya bazar UMKM diharapkan dapat membantu promosi produk lokal berkualitas.
Sementara itu, Direktur ASIK, Tonny Kushartanto, menjelaskan kolaborasi antara EO lokal dan nasional ini menekankan pentingnya keamanan acara.
Koordinasi dengan aparat keamanan seperti 50 personel kepolisian, 20 TNI, tim internal GWK, dan 30 pecalang telah dilakukan untuk memastikan acara berjalan kondusif.
"Kami juga menyiapkan dua pawang hujan agar cuaca mendukung perayaan malam tahun baru," pungkasnya.
Dengan semua persiapan dan atraksi yang telah direncanakan, GWK Bali Countdown 2025 menjanjikan perayaan tahun baru yang meriah, aman, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa