JEMBRANAEXPRESS.COM - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Jembrana melakukan kunjungan ke Sentra Tenun Pemkab Jembrana pada Senin (23/12/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk menggali permasalahan yang dihadapi oleh Sentra Tenun sebagai pusat oleh-oleh serta penggerak UMKM di Jembrana sejak diresmikan akhir tahun 2022.
Ketua Komisi II DPRD Jembrana, I Ketut Swastika, menegaskan bahwa acara ini bukanlah inspeksi mendadak.
"Bukan sidak, kami sebenarnya sudah lama ingin berkunjung ke Sentra Tenun untuk mengetahui prospek dan kendala yang dihadapi," ujar Swastika saat ditemui di Gedung Sentra Tenun.
Sentra Tenun masih mendapat bantuan operasional dari Pemkab Jembrana melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerprin), yang diharapkan bisa terus mendukung hingga Sentra Tenun mencapai kemandirian.
"Kedepannya, dengan fasilitas yang lengkap ini, tempat ini bisa dijadikan lokasi Pemkab menerima tamu," harap Swastika, yang juga politisi dari PDIP.
Ia menekankan pentingnya peran Sentra Tenun dalam memperkenalkan dan memajukan UMKM Jembrana secara lokal maupun nasional.
Dengan berbagai produk khas, termasuk tenun dan olahan makanan, sentra ini diharapkan dapat mendorong kesejahteraan pelaku UMKM di daerah.
Baca Juga: GWK Bali Countdown 2025: Pesta Kembang Api Spektakuler dan Hiburan Khusus Tahun Baru
Swastika dan rekan-rekannya di Komisi II berkomitmen untuk mendukung Sentra Tenun melalui penyusunan regulasi dan anggaran yang diperlukan.
Saat ini, karyawan yang bekerja di Sentra Tenun masih berada di bawah tanggungan Dinas Nakerprin, karena pengelola belum sepenuhnya mandiri dari segi pembiayaan.
Swastika berharap, ke depan, pengelola Sentra Tenun dapat beroperasi secara mandiri, seperti usaha milik Pemkab lainnya.
Plt Kadis Nakerprin Jembrana, Ni Nengah Wartini, mengungkapkan bahwa anggaran Sentra Tenun bersumber dari Kementerian Perindustrian.
Sentra ini dimanfaatkan untuk mempromosikan produk Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Jembrana, dengan harapan bahwa produk-produk tersebut semakin dikenal dan laku di pasaran.
Baca Juga: GWK Bali Countdown 2025: Pesta Kembang Api Spektakuler dan Hiburan Khusus Tahun Baru
"Kami menggunakan pola kerjasama dengan koperasi, di mana IKM di Jembrana tergabung dalam koperasi tenun maupun koperasi UMKM olahan makanan," jelas Wartini.
Melalui kunjungan ini, diharapkan Sentra Tenun dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku IKM di Jembrana, menciptakan lebih banyak peluang pasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa