JEMBRANAEXPRESS.COM – Bali United akan menghadapi ujian berat di pertandingan terakhir mereka bulan Desember ini, ketika menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Meskipun bermain di kandang sendiri, Bali United harus waspada terhadap kekuatan tim tamu yang dikenal tangguh di musim ini.
Persebaya Surabaya memasuki laga ini dengan catatan impresif, hanya mengalami satu kekalahan dalam 16 pertandingan Liga 1 musim 2024/2025.
Satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan Bajul Ijo adalah Persib Bandung, dalam laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Di luar kekalahan tersebut, Persebaya menunjukkan dominasi dengan meraih 11 kemenangan dan 4 hasil imbang, membuat mereka kokoh di puncak klasemen sementara dengan torehan 37 poin.
Di sisi lain, Bali United belum menampilkan performa terbaik musim ini.
Mengoleksi 24 poin dari 15 pertandingan, tim asuhan Stefano Cugurra mengalami keterpurukan dalam enam laga terakhir.
Dalam periode tersebut, Bali United hanya berhasil meraih satu kemenangan dan satu kali imbang, sementara empat laga lainnya berujung pada kekalahan.
Rentetan hasil buruk ini menjatuhkan Bali United ke posisi 8 dalam klasemen sementara, jauh dari posisi lima besar yang mereka incar.
Kondisi ini membuat pertandingan melawan Persebaya Surabaya semakin krusial bagi Bali United untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen dan mengakhiri 2024 dengan catatan positif.
Pertandingan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi Bali United, sementara Persebaya Surabaya tentu tidak ingin kehilangan angka dan berupaya memperkukuh posisi mereka di puncak.
Laga di Gianyar ini menjanjikan persaingan sengit antara dua tim dengan misi berbeda.
Penonton akan menyaksikan apakah status tuan rumah mampu memberi Bali United keuntungan untuk mengatasi tantangan berat tersebut.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa