JEMBRANAEXPRESS.COM - Masyarakat kembali dikejutkan dengan kasus penipuan yang merebak di akhir tahun 2024, di mana pelaku mencatut nama Korem 163/Wira Satya untuk melancarkan aksinya. L
Beberapa warga dilaporkan menjadi korban atas modus ini, mengakibatkan kerugian besar.
Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadi Saputra, Danrem 163/Wira Satya, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi beberapa kasus penipuan dengan jumlah kerugian yang fantastis.
Salah satu modus yang kerap digunakan adalah pelaku mengaku sebagai anggota staf logistik Yonif 741 dan memesan barang-barang dari daftar pesanan.
Barang-barang tersebut meliputi Kwetiau Cap GP 45 Ball senilai Rp 6,3 juta, Kwetiau Cap Gempol 45 Ball juga senilai Rp 6,3 juta, hingga Outly Out Milk sebanyak seribu karton dengan nilai Rp 350 juta.
"Total kerugian akibat modus ini mencapai Rp 362,7 juta," ungkap Brigjen Saputra dalam konferensi pers Rabu (1/1/2025).
Menyikapi kejadian ini, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan selalu memverifikasi kebenaran setiap informasi yang diterima, khususnya jika menyangkut nama Korem 163/Wira Satya.
Masyarakat dihimbau untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu atas setiap telepon, SMS, WhatsApp, ataupun pesan melalui media sosial yang mengatasnamakan Korem 163/Wira Satya.
"Jangan melakukan transfer dana ke pihak mana pun tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu,” tegas Brigjen Saputra.
Untuk menghindari penipuan lebih lanjut, masyarakat yang menerima order atau pesanan dengan nama Korem 163/Wira Satya disarankan agar melakukan verifikasi langsung ke kantor Korem atau menghubungi Penerangan Korem di nomor 081246533318.
"Kami menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dengan selalu memeriksa kebenaran informasi dan tidak ragu untuk bertanya atau melapor jika menemui kejanggalan," pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa