Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Amor Ing Acintya! Pekerja Migran Indonesia Asal Jembrana Meninggal Dunia di Jepang, Diduga Tertimpa Alat Berat Saat Bekerja di Peternakan Babi

I Gde Riantory Warmadewa • Jumat, 3 Januari 2025 | 14:50 WIB

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Produktivitas, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana I Putu Agus Arimbawa saat mengunjungi rumah korban di Lingkungan Bilukpoh, Kamis (2/1)
Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Produktivitas, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana I Putu Agus Arimbawa saat mengunjungi rumah korban di Lingkungan Bilukpoh, Kamis (2/1)

JEMBRANAEXPRESS – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI), I Komang Sudiarna,50 asal Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, meninggal dunia saat bekerja di sebuah peternakan babi di Jepang.

Kabar duka ini menambah panjang deretan penyumbang devisa asal Kabupaten Jembrana yang meregang nyawa di negeri orang.

Baca Juga: Kunjungan ke Alas Pala Sangeh Alami Peningkatan Saat Libur Tahun Baru 2025, Wisatawan Mancanegara Masih Mendominasi
Dari informasi yang diterima Jembrana Express (Jawa Pos Group) peristiwa naas itu terjadi pada Selasa (31/12/2024) lalu, sekitar pukul 13.51 waktu setempat.

Alat berat jenis loader yang diduga terbalik dan menimpa korban saat bekerja di peternakan babi di  Jepang.
Alat berat jenis loader yang diduga terbalik dan menimpa korban saat bekerja di peternakan babi di Jepang.

Korban saat itu disebutkan sedang merapikan pepohonan yang dianggap mengganggu di sekitar kandang babi tempatnya bekerja.

Tiba-tiba korban tertimpa alat berat loader, yang menyebabkan ia mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Antisipasi Kondisi Cuaca Tidak Bersahabat Selama Libur Tahun Baru, DTW Tanah Lot Intensifkan Pengamanan Pantai

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Produktivitas, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana I Putu Agus Arimbawa membenarkan kejadian tersebut.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya telah mengunjungi rumah duka untuk mengkoordinasikan proses pemulangan jenazah.

"Dari informasi keluarga, I Komang Sudiarna sudah bekerja di Jepang sejak tahun 2019 dengan skema mandiri," ungkap Arimbawa.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Menjelang Akhir Tahun di Jalan Raya Denpasar Gilimanuk, Perempuan Asal Tabanan Tewas Terlindas Truk di Selemadeg

Mengenai status pekerjaan Sudiarna di Jepang, Arimbawa menjelaskan bahwa korban berangkat dan difasilitasi oleh temannya menggunakan visa turis, bukan visa kerja resmi.

"Memang un prosedural. Dia menggunakan visa turis," jelas Arimbawa.

Meskipun menggunakan visa yang tidak sesuai, seluruh biaya pemulangan jenazah hingga sampai ke Bali akan ditanggung oleh pihak perusahaan tempat Sudiarna bekerja.

Saat ini, jenazah masih dititipkan di rumah sakit setempat sambil menunggu proses investigasi kepolisian Jepang selesai.

"Pihak keluarga juga belum bisa memastikan kapan jenazah akan dipulangkan, masih menunggu proses penyelidikan pihak penegak hukum di Jepang," pungkasnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#meninggal dunia #Tertimpa alat berat #jepang #jembrana #pekerja migran Indonesia (PMI)