Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Ditetapkan Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Terpilih Periode 2025-2030, Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta

Rika Riyanti • Jumat, 10 Januari 2025 | 04:51 WIB
SAH: Penyerahan SK Penetapan Paslon Pilgub Bali 2024 kepada Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta oleh KPU Bali di Badung, Kamis (9/1).
SAH: Penyerahan SK Penetapan Paslon Pilgub Bali 2024 kepada Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta oleh KPU Bali di Badung, Kamis (9/1).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali secara resmi menetapkan pasangan Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih untuk periode 2025-2030 dalam sidang penetapan di Trans Resort Hotel, Kuta, Badung, Kamis (9/1/2025).

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan KPU Provinsi Bali Nomor 26 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Bali Tahun 2024, yang dibacakan oleh Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Baca Juga: Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta Resmi Ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Terpilih 2025-2030

Pasangan Koster-Giri meraih dukungan signifikan dari masyarakat dengan perolehan suara sebesar 1.413.604 atau 61,46 persen dari total suara sah.

Usai penetapan, Wayan Koster mengungkapkan langkah prioritas setelah pelantikan, yang menekankan kesiapan bekerja tanpa masa transisi.

“Langkah berikutnya menunggu pelantikan. Itu saja,” ujar Koster.

Baca Juga: Jenazah Ketut Nurhayati Tiba di Rumah Duka di Desa Gitgit Buleleng, Isak Tangis Keluarga Pecah

Dalam rencananya, Koster mengedepankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan, terutama di daerah wisata seperti Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar.

“Infrastruktur sudah dirancang bersama Bapak Wagub (Giri Prasta) karena itu merupakan kebutuhan mendesak di Bali,” jelas Koster.

Koster juga membuka pintu kerja sama dengan pihak-pihak di luar partainya, termasuk Mulia-PAS dan Koalisi Indonesia Maju (KIM), menekankan pentingnya gotong royong dan kerjasama tanpa melihat perbedaan politik.

Baca Juga: Sopir Truk Alami Luka-Luka, Kendaraanya Tertimpa Pohon Jati Yang Tumbang Saat Melintasi Jalur Utama Denpasar-Gilimanuk di Hutan Cekik Melaya
“Kami tidak ada istilah koalisi, yang ada hanyalah kerjasama dan gotong royong dengan semua pihak,” ujarnya.

Soal pelantikan yang kemungkinan tertunda, Koster menilai hal tersebut tidak akan mempengaruhi pemerintahan.

“Nggak ada, dilantik dulu nanti biasanya mundur juga kan tetap 5 tahun juga masa jabatannya,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa kerja sama yang solid dengan Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta akan menjadi kunci keberhasilan, tanpa pembagian tugas yang spesifik.

Dengan visi dan strategi yang telah disiapkan, Koster dan Giri Prasta optimis membawa Bali menuju perkembangan yang lebih baik dalam lima tahun ke depan.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#KPU Bali #wakil gubernur bali #wayan koster #giri prasta #gubernur bali #bali