JEMBRANAEXPRESS.COM-Seorang Disc Jokey (DJ) asal Australia Courtney Mills ,37, meninggal dunia di Kuta, Badung, Bali.
Korban diketahui meninggal akibat terjatuh dari balkon lantai dua sebuah hotel di Kuta, Bali pada Jumat, 10 Januari 2025.
Kapolsek Kuta AKP Agus Riwayanto Diputra mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa tersebut, Courtney diduga dalam keadaan mabuk dan sempat diantar oleh petugas hotel kembali ke kamarnya.
Namun, beberapa saat kemudian, ia ditemukan tergeletak di tepi kolam renang dalam kondisi koma akibat benturan keras.
"Sementara berdasarkan keterangan petugas hotel, korban diduga jatuh dari balkon hotel," ujar AKP Agus, Selasa, 14 Januari 2025.
Courtney langsung dilarikan ke Rumah Sakit Murni Teguh untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, setelah tiga hari dirawat, ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 12 Januari 2025.
Hasil pemeriksaan dokter memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain benturan di kepala yang menyebabkan pendarahan serius.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa kematian Courtney murni akibat kecelakaan.
"Berdasarkan keterangan dokter, tidak ditemukan indikasi unsur pidana, seperti kekerasan atau dorongan dari pihak lain," tambah AKP Agus.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menyebutkan bahwa keluarga Courtney telah berkoordinasi dengan pihak hotel dan Polsek Kuta untuk mengurus jenazahnya.
"Hari ini, keluarga korban dijadwalkan akan datang ke Polsek Kuta untuk mengurus proses lebih lanjut," jelasnya.
Kepergian Courtney meninggalkan duka mendalam, terutama bagi para penggemarnya di media sosial.
DJ yang memiliki lebih dari 151 ribu pengikut di Instagram ini menerima banyak ucapan belasungkawa di kolom komentar unggahan terakhirnya.
"Sending my deepest condolences to all Courts Family and Friends. Much love always (Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada seluruh keluarga dan teman-teman Courtney. Penuh cinta selalu)," tulis akun @jans.leman.
"Sad to hear the news. Partied back in the day, and you were never anything other than lovely. Gone too soon (Sedih mendengar kabar ini. Berpesta bersama di masa lalu, dan Anda selalu menjadi pribadi yang menyenangkan. Pergi terlalu cepat)," ujar @s*82.*orl. (*)
Editor : Suharnanto