Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Tanah Longsor di Klungkung: Batu Besar Jatuh Dari Bukit Celuk Desa Pikat, Empat Korban Tewas dan Empat Orang Lainnya Terluka

I Dewa Gede Rastana • Senin, 20 Januari 2025 | 03:29 WIB
Tanah longsor yang terjadi di Desa Pikat, Klungkung, Minggu (19/1/2025).
Tanah longsor yang terjadi di Desa Pikat, Klungkung, Minggu (19/1/2025).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Sebuah peristiwa tragis terjadi akibat tanah longsor disertai jatuhnya batu besar dari Bukit Celuk di Banjar Cempaka, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, pada Minggu (19/1/2025) sore.

Longsor yang diduga disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan kerugian jiwa dan luka-luka.

Baca Juga: Tragis! WNA Australia Berlibur ke Bali Berakhir Duka, Balitanya Meninggal Usai Terjatuh di Kolam Renang Villa di Kuta Utara

Batu besar dengan diameter sekitar 5 meter menggelinding ke bawah dan menimpa bangunan Wantilan Pasraman milik Jro Putu Wiranata.

Pada saat kejadian, delapan orang warga sedang melaksanakan kegiatan spiritual di lokasi tersebut.

Naas, insiden ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Salah seorang korban selamat saat mendapatkan penanganan medis di IGD
Salah seorang korban selamat saat mendapatkan penanganan medis di IGD

Identitas para korban yang meninggal dunia diketahui sebagai I Wayan Nata, I Nengah Mertayasa, I Wayan Mudiana asal Desa Pesinggahan, dan I Ketut Surata asal Desa Pikat.

Baca Juga: Menko Pemberdayaan Masyarakat RI Apresiasi Peran BRI Tingkatkan Nilai Ekonomi dan Sosial Melalui Program Pemberdayaan Desa BRILiaN

Sementara itu, korban luka ringan mencakup I Ketut Mumbul dan I Gede Aswin dari Sading, Badung, serta I Wayan Kicen dari Desa Pesinggahan.

Korban luka berat yaitu I Gusti Made Ariasa asal Beringkit, Badung, yang mengalami patah kaki, tangan, dan tulang punggung.

Tanah longsor yang terjadi di Desa Pikat, Klungkung, Minggu (19/1/2025).
Tanah longsor yang terjadi di Desa Pikat, Klungkung, Minggu (19/1/2025).

Saat ini, semua korban luka-luka sedang mendapatkan perawatan medis di IGD RSUD Klungkung.

Menurut salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, saat kejadian cuaca di lokasi sangat buruk, disertai hujan deras dan angin kencang.

Perbekel Desa Pikat, I Nyoman Kardana, membenarkan adanya insiden tersebut dan mengungkapkan bahwa ia masih belum mengetahui kronologi lengkap dari musibah yang terjadi.

"Kronologi detailnya saya belum tahu, tetapi tadi saya ditelepon oleh Kadus Cempaka yang menginformasikan bahwa ada longsor," katanya.

Baca Juga: Ketua Bidang Pengelolaan Aset PWI Pusat, HMU Kurniadi Ditunjuk Jadi Ketua Tim Persiapan Kongres Dipercepat, Ini Penjelasannya

Wakil Bupati Klungkung terpilih, Tjokorda Gde Surya Putra, langsung turun ke lokasi kejadian untuk meninjau situasi pasca-musibah.

Ia menjelaskan bahwa saat ini tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD Klungkung, dan masyarakat setempat sedang melakukan evakuasi terhadap para korban.

"Jarak ke TKP sekitar 1,5 KM dari jalan desa, dan situasi sudah gelap sehingga evakuasi harus ekstra berhati-hati," ujarnya.

Tanah longsor yang terjadi di Desa Pikat, Klungkung, Minggu (19/1/2025).
Tanah longsor yang terjadi di Desa Pikat, Klungkung, Minggu (19/1/2025).

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan longsor mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#tanah longsor #klungkung #batu besar