JEMBRANAEXPRESS.COM – Memasuki akhir Januari 2025, intensitas hujan yang tinggi masih berlangsung.
Kondisi ini membuat beberapa kawasan di Kabupaten Tabanan rentan terhadap bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung.
Menghadapi potensi ancaman tersebut, Polres Tabanan telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan personelnya.
Sebagai bagian dari kesiapan bencana, Polres Tabanan menggelar apel siaga bencana yang dipimpin oleh Kapolres Tabanan, AKBP Chandra Citra Kesuma.
Apel ini juga diikuti oleh anggota BPBD Tabanan dan Koramil.
Dalam apel tersebut, Kapolres Chandra mengimbau seluruh jajaran dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam menghadapi potensi bencana.
"Dengan mitigasi bencana yang kami lakukan secara rutin, kami berharap dapat menangani bencana dengan lebih efektif, terutama di kawasan padat penduduk," jelasnya.
Kapolres Chandra menekankan pentingnya kewaspadaan mengingat kondisi geografis Tabanan yang beragam, mulai dari wilayah pesisir hingga pegunungan, yang meningkatkan potensi kerawanan terhadap bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor.
Selain kesiapsiagaan personel, Polres Tabanan juga memastikan sistem peringatan dini siap beroperasi serta mengecek seluruh peralatan dan sistem deteksi bencana agar berfungsi dengan baik.
Penyampaian informasi cepat kepada masyarakat juga menjadi prioritas mereka.
Kapolres Chandra menyebutkan bahwa berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan diperkirakan terjadi dari Januari hingga Maret 2025.
"Hingga akhir musim hujan nanti, kami akan terus bersiaga dengan melibatkan seluruh personel yang ada," pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa