Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Amor Ing Acintya, Kecelakaan Maut di Traffic Light Benoa Square: Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia

I Gede Paramasutha • Senin, 27 Januari 2025 | 15:39 WIB
Dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan Di traffic light Benoa Square, Minggu (26/1/2025).
Dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan Di traffic light Benoa Square, Minggu (26/1/2025).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Sebuah kecelakaan maut antara dua sepeda motor terjadi di perempatan Traffic Light Benoa Square, Jalan Bypass Ngurah Rai-Jalan Toyaning, Kedonganan, Kuta, Badung, pada dini hari Minggu (26/1/2025).

Insiden ini merenggut nyawa dua pemuda pengendara motor Yamaha MX.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Kalah, Indra Sjafri Bakal Rotasi Beri Kesempatan Pemain Yang Belum Sempat Tampil

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan insiden ini melibatkan sepeda motor Yamaha MX DK 3197 HQ dan Honda Supra DK 5626 XR.

Dua korban tewas di lokasi kejadian, yaitu pengendara Yamaha MX berinisial DT, 25 tahun, dan penumpangnya RG, 18 tahun.

Menurut keterangan kepolisian, peristiwa nahas ini bermula ketika sepeda motor Honda Supra yang dikendarai RF, 24 tahun, dengan penumpangnya DA, 19 tahun, bergerak dari arah utara menuju selatan sekitar pukul 03.15 Wita.

Baca Juga: Miris! Puluhan Ekor Penyu Selundupan Alami Luka Tusuk Pada Flipper Depan Kiri dan Kanan, Dilakukan Para Pemburu Agar Penyu Tidak Berontak

"Mereka berhenti di traffic light Benoa Square karena lampu lalu lintas berwarna merah," ujar AKP I Ketut Sukadi.

Saat lampu berubah hijau, RF berusaha melanjutkan perjalanan.

Namun, tiba-tiba Yamaha MX yang melaju dari arah yang sama menabrak sisi kanan motor Honda Supra tersebut.

Akibat tabrakan, kendaraan yang dikendarai pemuda kelahiran Prai Mamodu, NTT ini kehilangan keseimbangan dan menabrak taman jalan.

Baca Juga: Potret Jalan Gajah Mada Tabanan: Jantung Ekonomi dan Sejarah Komunitas Tionghoa, Jualan Obat-Obatan Herbal “Obat Cina” Jadi Komoditi Utama

Nahas, peristiwa ini mengakibatkan DT mengalami luka pecah pada kepala dan RG mengalami cedera kepala berat yang menyebabkan keduanya meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Sedangkan RF dan DA hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada kaki kanan.

Polisi kini tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan ini dan menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terlebih di waktu dini hari dengan lalu lintas yang minim.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#meninggal dunia #amor ing acintya #lakalantas #benoa #pengendara motor