JEMBRANAEXPRESS.COM - Sekaa Teruna (ST) Eka Budhi Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan mengadakan lomba ceki.
Perlombaan permainan kartu tradisional yang juga dikenal dengan nama Pei atau Koa itu digelar pada hari Sabtu (1/2/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menggalang dana untuk pembuatan ogoh-ogoh yang akan mewakili Desa Dauh Peken dalam lomba mendatang.
Ketua Panitia Lomba Ceki I Pande Gede Made Lanang Sudarmaja, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan melestarikan budaya permainan tradisional.
Selain itu juga sekaligus menginspirasi komunitas pemuda untuk terus berinovasi dalam kegiatan yang mendukung kebudayaan serta penguatan nilai-nilai sosial.
Lomba ceki tersebut menggunakan sistem penjualan kupon seharga Rp 100 ribu per kupon dan berhasil menjual sebanyak 123 kupon, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
"Kehadiran dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan diharapkan menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk berkontribusi aktif dalam membangun daerah," ujar Pande.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan dukungannya terhadap kreativitas dan kemandirian generasi muda.
"Ini adalah bentuk kegiatan positif kepemudaan di Kabupaten Tabanan. Saya mendukung penuh kegiatan adik-adik di Desa Dauh Peken maupun di seluruh desa di Kabupaten Tabanan," jelas Sanjaya.
Permainan ceki kini telah dikenal sebagai olahraga rekreasi di bawah Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), di mana permainan ini berfungsi sebagai hiburan serta mengasah strategi.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa