Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Awal Tahun 2025 Terjadi Tiga Kasus Kebakaran Kendaraan di Jembrana, Damkar Himbau Sediakan APAR

I Gde Riantory Warmadewa • Jumat, 7 Februari 2025 | 03:29 WIB
Mobil Travel yang terbakar di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Senin (27/1).
Mobil Travel yang terbakar di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Senin (27/1).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Kabupaten Jembrana menjadi sorotan akibat sejumlah kebakaran kendaraan yang terjadi baru-baru ini.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jembrana mengingatkan masyarakat untuk selalu menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap kendaraan.

Baca Juga: Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jembrana Turun, Dua Korban Jiwa di Januari 2025

Dalam kurang dari dua bulan, Damkar Jembrana telah mencatat tiga insiden kebakaran kendaraan.

Pada 27 Januari 2025, sebuah mobil travel jenis Elf Long dengan nomor polisi AA 7540 OA yang dikemudikan oleh Henry Ade Christiawan (46) asal Jawa Tengah, terbakar di Desa Banyubiru.

Mobil Honda Jazz yang terbakar diparkiran RS Bunda, Kecamatan Jembrana, Minggu (2/2).
Mobil Honda Jazz yang terbakar diparkiran RS Bunda, Kecamatan Jembrana, Minggu (2/2).

Kemudian, pada 2 Februari 2025, mobil Honda Jazz milik I Made Adi Indrawan (33) dari Desa Baluk, Kecamatan Negara, terbakar saat diparkir di area parkir selatan RS Bunda.

Baca Juga: Bangunan TK Cantika Yoga Tegalcangkring Jembrana Nyaris Ludes Terbakar, Sumber Api Masih Dalam Penyelidikan

Insiden serupa terjadi lagi pada 5 Februari 2025 ketika sebuah mobil pikap Suzuki Carry berisi belasan tabung gas LPG, bertuliskan nomor polisi DK 8912 OS milik I Kade Yasa (34), terbakar saat diperbaiki di bengkel berlokasi di Kelurahan Pendem.

Mobil Suzuki Carry Pikap terbakar di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Rabu (5/2).
Mobil Suzuki Carry Pikap terbakar di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Rabu (5/2).

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja, mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi kendaraannya sebelum bepergian.

Baca Juga: Jembrana Batasi Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Instansi Pemerintah, Berlaku Efektif 10 Pebruari 2025 

"Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan servis rutin dan tidak menambah variasi kendaraan di luar batas normal," ujarnya pada Kamis (6/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemasangan variasi berlebihan dapat memicu risiko tinggi terjadinya korsleting arus listrik pada kendaraan.

"Hal ini dapat menyebabkan konsleting kabel yang berpotensi memicu kebakaran," tambahnya.

Pihak Damkar juga berharap masyarakat selalu menyediakan APAR di setiap kendaraan.

Dengan demikian, jika terjadi konsleting arus listrik, api dapat segera ditangani dan dicegah merambat lebih luas.

Baca Juga: Warga Pande se Bali Hadiri Prosesi Pelebon Ida Sri Mpu Nabe Gde Karuna Putra di Jembrana, Wahyu Suteja Tegaskan Sulinggih Pande Tanggungjawab Bersama

"Memiliki APAR di kendaraan sangat penting untuk meminimalisir risiko kebakaran," pungkasnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#Damkar Jembrana #kebakaran mobil #Korsleting Arus Listrik #apar