Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Mayat Tanpa Identitas di Hutan Lindung Desa Pancasari Buleleng Teridentifikasi Bernama I Pande Gede Putra P, Seorang Karyawan Swasta Asal Bekasi

Dian Suryantini • Jumat, 7 Februari 2025 | 04:42 WIB
Data rekaman sidik jari korban meninggal tanpa identitas di hutan lindung Desa Pancasari Buleleng
Data rekaman sidik jari korban meninggal tanpa identitas di hutan lindung Desa Pancasari Buleleng

JEMBRANAEXPRESS.COM –  Mayat tanpa identitas yang ditemukan di pinggir Jalan Raya Singaraja-Denpasar, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 18.32 Wita, telah teridentifikasi.

Hasil identifikasi Unit Identifikasi Satreskrim Polres Buleleng di ruang Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Buleleng menunjukkan korban adalah I Pande Gede Putra P, laki-laki kelahiran Gianyar, 11 Februari 1971.

Baca Juga: Naik Motor Yamaha Mio, Seorang Kakek Asal Karangasem Tewas Ditempat Usai Terlibat Tabrakan Melawan Dump Truck di Bypass Ngurah Rai, Bali

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, menjelaskan proses identifikasi menggunakan sistem INAFIS Portable yang terhubung dengan Pusidentifikasi dan database e-KTP.

Pemindaian sidik jari menghasilkan beberapa kandidat, dan setelah perbandingan mendetail, identitas korban terkonfirmasi dengan skor kecocokan tertinggi.

EVAKUASI : polisi melakukan evakuasi mayat yang ditemukan di hutan lindung Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Senin (3/2/2025).
EVAKUASI : polisi melakukan evakuasi mayat yang ditemukan di hutan lindung Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Senin (3/2/2025).

Korban berprofesi sebagai karyawan swasta dan beralamat di Jl. H. Takwa, RT 006/RW 009, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Seorang sepupu korban telah dikonfirmasi dan membenarkan identitas tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Ruang Tata Usaha SLB N 1 Karangasem, Kerugian Ditaksir Hingga Rp 300 Juta

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban, untuk memastikan apakah ada unsur pidana atau murni kecelakaan.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian.

Sebelumnya, korban ditemukan tersangkut di bawah batang pohon di tepi jurang hutan lindung oleh pedagang Wayang Maliasih dan Nengah Luyada, yang mendengar kegaduhan kera.

Korban ditemukan tertelungkup dengan luka di wajah.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#terungkap #Desa Pancasari #buleleng #hutan lindung #mayat tanpa identitas