Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Penjelasan Bendesa dan Perbekel Desa Baha terkait Robohnya Bale Gong Pura Prajapati Akibat Diterjang Angin Puting Beliung

Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 8 Februari 2025 | 17:22 WIB
ROBOH: Bangungn Bale Bengong di Pura Prajapati Desa Baha, Kecamatan Mengwi yang roboh pada Kamis (6/2/2025).
ROBOH: Bangungn Bale Bengong di Pura Prajapati Desa Baha, Kecamatan Mengwi yang roboh pada Kamis (6/2/2025).

JEMBRANAEXPRESS.COM – Bale Gong di Pura Prajapati, Desa Baha, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, roboh akibat angin puting beliung, Kamis (6/2/2025) pukul 16.00 Wita.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga setempat.

Baca Juga: Pemkab Jembrana Cari Solusi Gaji Tenaga Non ASN Jelang Konversi PPPK, Bupati Tamba Pastikan Gaji Tenaga Non ASN Cair Sebelum Pagerwesi

Bendesa Adat Baha, I Ketut Parwata, membenarkan peristiwa tersebut.

“Warga yang menemukan dan melaporkan kepada saya,” ujarnya dikonfirmasi Jumat (7/2/2025).

Parwata menduga, hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut menjadi penyebab robohnya bangunan.

“Beruntung tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.

Baca Juga: Gelar Ritual Bhakti Penerus, Ribuan Krama STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ngiring Melasti ke Segara Banyuning

Terkait informasi di media sosial yang menyebutkan bangunan tersebut baru direnovasi dengan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Badung tahun 2024, Parwata membantahnya. Ia meminta agar di konfirmasi langsung kepada Perbekel Baha.

Sementara itu Perbekel Baha I Wayan Rusih, membenarkan bahwa bale gong roboh akibat angin puting beliung.

Ia menjelaskan, bangunan tersebut telah berdiri sejak tahun 2001 dan dibangun menggunakan dana Desa Adat Baha.

Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas di Hutan Lindung Desa Pancasari Buleleng Teridentifikasi Bernama I Pande Gede Putra P, Seorang Karyawan Swasta Asal Bekasi

Renovasi atau restorasi dilakukan pada tahun 2023 menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) sebesar Rp 45 juta.

Renovasi tersebut difokuskan pada perbaikan pondasi, keramik, dan bagian lainnya.

"Sumber anggaran renovasi bukan berasal dari BKK," tegas Rusih.

Renovasi tersebut mengubah bentuk bangunan dari semula berbentuk L menjadi memanjang.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#angin kencang #Kecamatan Mengwi #puting beliung #roboh #bale gong #badung #Bkk Badung