Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Cuaca Buruk Rusak Bangunan Rumah Warga dan Atap Salah Satu Rumah Makan di Pekutatan Jembrana

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 10 Februari 2025 | 14:04 WIB
ROBOH : kondisi atap Rumah Makan Banyuwangi Echo di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan yang terlepas akibat cuaca buruk, Minggu (9/2/2025).
ROBOH : kondisi atap Rumah Makan Banyuwangi Echo di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan yang terlepas akibat cuaca buruk, Minggu (9/2/2025).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Cuaca buruk disertai hujan lebat dan angin kencang merusak sejumlah bangunan di Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Minggu (9/2/2025).

Sebuah rumah makan dan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kondisi cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 13.30 Wita.

Baca Juga: Polres Jembrana Tangkap Enam Tersangka Narkotika dalam Operasi Antik Agung 2025, Empat Pelaku Merupakan Target Operasi Dengan BB Sabu-Sabu 64,98 Gram

Kapolsek Pekutatan Kompol I Putu Suarmadi, mengungkapkan bahwa atap Rumah Makan Banyuwangi Echo di Desa Pengeragoan terlepas dan jatuh akibat diterjang angin kencang.

ROBOH : kondisi atap Rumah Makan Banyuwangi Echo di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan yang terlepas akibat cuaca buruk, Minggu (9/2/2025).
ROBOH : kondisi atap Rumah Makan Banyuwangi Echo di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan yang terlepas akibat cuaca buruk, Minggu (9/2/2025).

"Kerugian yang dialami pemilik ditaksir mencapai Rp 50 juta," kata Kompol Suarmadi.

Baca Juga: Penjelasan Bendesa dan Perbekel Desa Baha terkait Robohnya Bale Gong Pura Prajapati Akibat Diterjang Angin Puting Beliung

Tidak hanya itu, sebuah pohon asam jawa juga tumbang dan merusak rumah milik Munairi (54) di Desa Medewi.

"Pohon tersebut menimpa serambi belakang rumah sehingga genting dan kayu penyangga bangunan patah," jelasnya.

Terpisah Agus Artana Putra, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana memaparkan bahwa pihaknya menerima laporan pohon tumbang yang bahkan menimpa ternak sapi milik warga di Kecamatan Pekutatan.

Baca Juga: Pemkab Jembrana Cari Solusi Gaji Tenaga Non ASN Jelang Konversi PPPK, Bupati Tamba Pastikan Gaji Tenaga Non ASN Cair Sebelum Pagerwesi

Selain itu, beberapa laporan lain seperti rumah roboh, pohon tumbang, dan atap toko terlepas juga diterima dari Kecamatan Negara dan Melaya.

Agus menambahkan bahwa saat ini pihak BPBD sedang melakukan penilaian dan pendataan terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh cuaca buruk di wilayah tersebut.

"Masih ada beberapa laporan yang sedang kami tangani," pungkasnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#atap roboh #angin kencang #pohon tumbang #pekutatan #jembrana