JEMBRANAEXPRESS.COM – Pasangan I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna, yang dikenal dengan sebutan Bang Ipat, resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana oleh Presiden Prabowo Subianto.
Acara pelantikan ini menjadi bagian dari prosesi pelantikan serentak bagi seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Istana Presiden, Jakarta.
Bersama ratusan pejabat terpilih lainnya, Kembang Hartawan dan Patriana Krisna memulai prosesi pelantikan dari Monumen Nasional (Monas), yang diiringi oleh Drumband Taruna Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Pelantikan serentak ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Istana Kepresidenan dan menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan daerah Indonesia.
Sebelum dilantik, Bang Ipat menjalani sejumlah persiapan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan mengikuti gladi kotor dan gladi bersih di Monas.
Presiden Prabowo Subianto memimpin sumpah dan janji jabatan untuk 961 kepala daerah, yang terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota.
Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah besar dari rakyat, yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
"Saudara-saudara adalah pelayan rakyat yang harus membela dan menjaga kepentingan rakyat. Itu adalah tugas kita bersama," ujar Presiden Prabowo.
Pelantikan ini menjadi awal bagi pasangan Kembang Hartawan dan Patriana Krisna untuk melaksanakan program-program mereka dalam mempercepat pembangunan demi kepentingan masyarakat Jembrana.
Pasangan ini sebelumnya ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana terpilih periode 2025-2030 setelah memenangkan 106.119 suara atau 71,23 persen dari suara sah dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana.
Usai dilantik, Bupati Kembang Hartawan, didampingi oleh Wakil Bupati Patriana Krisna, menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan masyarakat Jembrana.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun Jembrana menjadi daerah yang maju, harmonis, dan bermartabat.
Baca Juga: Propam Polda Bali Dalami Laporan Soal Penyidik Polresta Tak Sita Bukti Kasus Penggelapan SHM
Kembang menyebutkan jika Jembrana memiliki potensi besar yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan ekonomi, terutama sebagai pintu gerbang utama Bali dari Pulau Jawa melalui jalur darat.
"Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan semua potensi ini demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa