JEMBRANAEXPRESS.COM – Hari Tumpek Landep, yang dirayakan setiap enam bulan pada Saniscara Kliwon Wuku Landep, juga diperingati oleh Polres Tabanan dengan menggelar ritual penyucian terhadap berbagai peralatan tajam.
Di Bali, Tumpek Landep dirayakan dengan upacara yadnya untuk memohon kepada Bhatara Siwa dan Sang Hyang Pasupati agar semua alat, terutama yang tajam, tetap bertuah.
Dalam perayaan ini, Polres Tabanan melakukan upacara terhadap puluhan senjata seperti laras panjang dan pistol, serta kendaraan dinas berupa roda empat dan roda dua.
Sebelum upacara, anggota kepolisian terlebih dahulu melakukan persembahyangan di Pura Kertha Buana Polres Tabanan.
Ritual dilanjutkan dengan menyucikan senjata dan kendaraan dinas di halaman belakang Mapolres.
Kasat Lantas AKP I Made Adi Sutapa menjelaskan pada Minggu (23/2/2025) bahwa Tumpek Landep merupakan saat bagi umat Hindu untuk menyucikan alat-alat penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kendaraan dan senjata dinas kepolisian.
"Hari ini adalah perayaan Tumpek Landep, di mana kami mengupacarai kendaraan dan senjata yang digunakan anggota dalam menjalankan tugas sehari-hari," ujarnya.
Selain senjata dan kendaraan, berbagai alat elektronik seperti komputer, televisi, kamera, dan alat bantu pekerjaan lainnya juga diupacarai.
AKP Adi Sutapa menambahkan dengan mengupacarai alat-alat dinas, tugas kepolisian dapat berjalan dengan aman dan lancar berkat restu dari Tuhan.
Jero Mangku Ida Bagus Umbara menambahkan bahwa perayaan Tumpek Landep bagi kepolisian bermakna sebagai ungkapan syukur atas sarana dan prasarana yang mendukung tugas kepolisian, serta memohon ketajaman pikiran.
"Tumpek Landep adalah pemujaan dan rasa syukur kepada Hyang Pasupati atas segala ciptaan Tuhan. Umat Hindu melaksanakan hari Tumpek Landep untuk memohon panugrahan Sanghyang Pasupati Siwa terhadap sarana dan prasarana alat kerja guna melancarkan pekerjaan dan kesejahteraan umat," tuturnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa