Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Ibu dan Anak Penjual Roti di Jimbaran Diduga Korban Perampokan, Ditemukan Tewas dan Luka-Luka

I Gede Paramasutha • Selasa, 25 Februari 2025 | 03:16 WIB
LIDIK: Kepolisian melakukan penyelidikan di rumah tempat ditemukannya seorang ibu tewas dan anaknya terluka.
LIDIK: Kepolisian melakukan penyelidikan di rumah tempat ditemukannya seorang ibu tewas dan anaknya terluka.

JEMBRANAEXPRESS.COM –  Seorang ibu rumah tangga berinisial K (57) ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III Nomor 6, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung,  dini hari tadi (23/02/2025).

Anak perempuannya, DPKA (25), ditemukan terluka di lokasi kejadian.

Baca Juga: ETLE Tilang Ratusan Pengendara Nakal di Jembrana Selama Operasi Keselamatan Agung 2025

Polisi menduga peristiwa ini merupakan perampokan yang berujung pada pembunuhan.

Menurut informasi yang dihimpun Jembrana Express (Jawa Pos Grup), sekitar pukul 03.30 Wita, Ag, tetangga korban, mendengar suara gaduh dan rintihan minta tolong dari rumah K.

LIDIK: Kepolisian melakukan penyelidikan di rumah tempat ditemukannya seorang ibu tewas dan anaknya terluka.
LIDIK: Kepolisian melakukan penyelidikan di rumah tempat ditemukannya seorang ibu tewas dan anaknya terluka.

Bersama suaminya, J, Ag kemudian mendekati sumber suara.

“Mereka sempat mendengar rintihan tersebut, namun beberapa menit kemudian suara itu berhenti,” ujar sumber.

Baca Juga: Curi Accu di Enam Lokasi, Bara Andhika Taufani Pria 36 Tahun Dibekuk Polisi Jembrana

Sekitar pukul 03.40 Wita, DPKA  mengedor pintu rumah Ag, memohon pertolongan.

Saat memasuki rumah K, Ag dan J menemukan K tergeletak di ruang tamu dalam kondisi mengenaskan.

Korban mengenakan kain pantai berwarna biru langit dan mengalami luka parah.

Lantai dipenuhi darah. DPKA juga mengalami luka di wajah dan kepala.

Baca Juga: Pemkab Badung Fokus Pendataan Aset Desa dan Kelurahan Untuk Optimalkan Pembangunan

J langsung membawa K ke rumah sakit, dibantu oleh tetangga lainnya.

DPKA juga dilarikan ke RS Bali Jimbaran untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, seorang buruh proyek, AFKR,  mengatakan sekitar pukul 03.14 Wita mendengar suara keributan dan teriakan.

Baca Juga: Polres Tabanan Gelar Upacara Tumpek Landep, Puluhan Senjata Api Diupacarai

Ia mengaku sempat menghubungi rekan kerjanya, Ra, yang tidak berada di bedeng proyek.

"Saat dihubungi, Ra terdengar tergesa-gesa," imbuhnya.

Setelah menjawab telepon, Ra terlihat buru-buru mengemasi barang-barangnya dan pergi dengan alasan akan ke Ubud karena gaji di tempat kerjanya kecil.

“Ra mengenakan jaket hitam, celana pendek, dan tas ransel hitam,” ujar AFKR

 

Baca Juga: Pelantikan Serentak Kepala Daerah di Istana Presiden oleh Presiden Prabowo Subianto, Bang Ipat Resmi Jabat Bupati dan Wakil Bupati Jembrana 2025-2030
Keterangan AFKR ini diperkuat oleh temuan polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pemeriksaan medis terhadap korban K menunjukkan adanya lima luka tusuk di punggung, satu luka tusuk di kepala belakang, dan diduga meninggal akibat pendarahan hebat.

Rumah korban merupakan bangunan dua lantai dengan satu akses utama, satu pintu samping dekat teras, dan satu pintu di balkon lantai dua.

Diduga pelaku masuk melalui pintu balkon lantai dua menggunakan tangga dari belakang rumah.

Polisi kini telah mengantongi identitas Ra sebagai terduga pelaku dan sedang melakukan pengejaran.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#polresta denpasaer #penjual roti #jimbaran #pembunuhan #bali #buruh bangunan