JEMBRANAEXPRESS.COM-Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil ambulan di Tabanan mengakibatkan satu orang pemotor meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Gatot Subroto Sanggulan Kediri dan dilaporkan pada Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 07.00 WITA.
"Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Iptu Berata.
Kecelakaan ini melibatkan satu unit ambulan milik RSUD Tabanan dengan nomor polisi DK-9349-G yang dikemudikan oleh Made Ardi Devayana ,36, warga Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
Sementara korban meninggal dunia adalah I Putu Palguna Arisandi ,22, warga Banjar Senapahan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Korban saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha RX King dengan nomor polisi DK-3632-GC.
Kronologi Kecelakaan
Menurut keterangan Iptu Berata, kecelakaan bermula ketika ambulan yang dikemudikan Made Ardi melaju dari arah barat (RSUD Tabanan) menuju arah timur (Denpasar).
Sesampainya di simpang Rindam Kediri, ambulan yang melaju dengan kecepatan sedang berinisiatif melawan arus dengan mengambil jalur kanan karena lampu lalu lintas berwarna merah.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan, datang korban I Putu Palguna yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang.
Korban terkejut melihat ambulans melaju dari arah berlawanan dan tidak dapat menghindar hingga akhirnya jatuh serta membentur bagian depan kanan ambulan.
"Korban sempat terseret beberapa meter dari lokasi pertama jatuh, mengalami luka lecet pada lutut kiri dan tangan kiri, serta patah tulang paha kiri. Korban meninggal dunia dalam perawatan di BRSUD Tabanan," ungkap Iptu Berata.
Kelalaian Sopir Ambulan
Hasil olah TKP menunjukkan bahwa kecelakaan ini diduga terjadi akibat kelalaian sopir ambulans yang kurang berhati-hati dan tidak waspada saat melawan arus lalu lintas.
Hingga Selasa sore, pengemudi ambulan masih menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan guna proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan darurat, untuk tetap berhati-hati dalam berkendara guna menghindari kecelakaan serupa di kemudian hari.(*)
Editor : Suharnanto