Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pengemudi Ojol Korban Begal di Klungkung, Yuni Handayani: Kalau Mau Ambil Motor Silakan, Biarkan Saya Pulang Ketemu Anak Saya

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 25 Maret 2025 | 23:29 WIB
Pengemudi Ojol Yuni Handayani korban begal di Klungkung mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Pengemudi Ojol Yuni Handayani korban begal di Klungkung mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Pengemudi ojek online (ojol), Yuni Handayani ,46, dibegal di Jalan Bukit Tengah, Desa Pesinggahan, Klungkung, pada Senin (24/3/2025) malam.

 

Pengemudi Ojol yang tinggal di Perum Bhayangkara II, Pasek Jagapati, Abiansemal, Badung itu kini menjalani perawatan intensif di RSUD Klungkung.

 

Kondisinya cukup stabil, meski harus menjalani operasi plastik akibat luka terbuka di dahi.

 

"Pasien saat ini dirawat di ruang Kemuning dan dalam kondisi stabil. Namun, karena luka di dahi cukup lebar, diperlukan tindakan operasi plastik," ungkap Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, Selasa (25/3/2025).

Yuni Handayani menuturkan bahwa sebelum kejadian, ia menerima orderan dari Pedungan ke Padangbai.

 

Setelah menyelesaikan perjalanan tersebut, ia mendapat pesanan dari seorang pria dengan tujuan ke Dawan, tepat di lokasi kejadian.

"Itu orderan keempat saya hari itu. Saya menjemput pelaku di depan kantor polisi dan menuju TKP saat suasana mulai gelap menjelang malam," katanya.

 

Saat tiba di tujuan, pria tersebut membayar ongkosnya. Namun, sebelum Yuni pergi, pelaku kembali memanggilnya dan meminta tolong meminjamkan ponsel untuk menghubungi bosnya, dengan alasan pintu tempatnya bekerja tidak dibuka.

 

"Dia bilang dia pekerja proyek villa di situ. Tapi tiba-tiba dia membekap saya. Saya berusaha melawan, bahkan sempat menggigit tangannya, tapi dia memukul saya dengan brutal," kisahnya.

 

Yuni yang masih berada di atas motor akhirnya tak sanggup melawan. Ia memutuskan menyerahkan motornya demi menyelamatkan diri.

"Saya bilang ke pelaku, kalau mau ambil motor, silakan. Tapi biarkan saya pulang bertemu anak saya," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Namun, pelaku semakin beringas. Ia mendorong Yuni ke semak-semak, mengeluarkan gunting dari tasnya, dan berusaha menusuknya.

 

"Saya menangkis dengan tangan kiri, tapi akhirnya gunting itu melukai dahi dan pipi saya," ujarnya.

Yuni yang merupakan tulang punggung keluarga sejak suaminya meninggal dunia kini harus menjalani operasi akibat luka serius di wajahnya.

 

Sementara itu, pelaku bernama Muhamad Firdaus alias Daus (19), buruh asal Desa Padamarah, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, sudah diamankan polisi dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

 

Kasus ini menjadi peringatan bagi pengemudi ojol agar lebih waspada, terutama saat mengambil orderan di lokasi sepi dan pada jam-jam rawan.(*)

 

Editor : Suharnanto
#ojek online #begal #ojol #klungkung #pengemudi