JEMBRANAEXPRESS.COM-Misteri penyebab aksi bunuh diri (Bundir) Ni Kadek MS ,21, di Jembatan Tukad Bangkung, Petang, Badung, pada Kamis (3/4/2025)mulai tersingkap.
Penelusuran polisi terhadap isi ponsel korban Bundir tersebut sedikit menguak fakta mengejutkan.
Kapolsek Petang AKP I Nyoman Arnaya mengungkapkan, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah pesan tagihan dari aplikasi pinjaman online (pinjol).
“Kami temukan empat pesan dari pinjol berbeda. Setelah ditelusuri, total tagihannya hanya sekitar Rp 1 juta,” jelas AKP Arnaya saat dikonfirmasi, Sabtu (5/4/2025).
Pesan dari pihak pinjol itu bahkan berisi desakan agar korban segera melunasi utangnya. Salah satu isi pesan menyebut, “Sudah ditunggu sampai sore, kok tidak ada mentransfer.”
Menanggapi berbagai spekulasi yang beredar di media sosial, AKP Arnaya pun meluruskan. Ia menegaskan tidak benar jika korban disebut hamil atau baru saja putus cinta.
“Tidak ada bukti korban hamil atau ditinggal pacar. Bahkan, riwayat chat dengan pacar pun tak kami temukan. Kasihan almarhumah, sudah tiada tapi malah diterpa isu yang tidak benar,” ujarnya.
Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak keluarga terkait masalah pinjol tersebut. Namun, keluarga mengaku tidak mengetahui adanya persoalan utang yang dihadapi korban.
Sementara itu, hasil visum jenazah yang dilakukan di RS Mangusada Kapal menunjukkan tidak ada tanda-tanda mencurigakan.
Sebelumnya diberitakan, Ni Kadek MS ditemukan meninggal dunia di dasar jurang Jembatan Tukad Bangkung, Kamis, 3 April 2025. Ia diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan.
Sebelum peristiwa itu, warga sempat melihatnya termenung dan menangis di sisi selatan jembatan.
Tak lama setelah itu, ia menghilang. Motor Honda PCX miliknya ditemukan di lokasi, sementara tubuhnya kemudian ditemukan di dasar jurang oleh tim pencari.(*)
Editor : Suharnanto