Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Salah Seorang Anak Pelaku Pemukulan Pecalang di Pura Besakih Ternyata Anggota Polisi, Kapolres: Sudah Diperiksa Propam!

I Wayan Adi Prabawa • Jumat, 18 April 2025 | 01:23 WIB
Pecalang korban pemukulan di Pura Besakih mendapatkan perawatan medis sementara kasusnya dilaporkan ke polisi.
Pecalang korban pemukulan di Pura Besakih mendapatkan perawatan medis sementara kasusnya dilaporkan ke polisi.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Kasus pemukulan pecalang saat upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih terus berkembang di publik.

 

Belakangan muncul kabar baru lagi dalam kasus pemukulan itu dikabarkan ada keterlibatan oknum anggota polisi. 

 

Menanggapi isu tersebut, Kapolres Karangasem AKBP Joseph Edward Purba akhirnya buka suara.

Ia menegaskan, hasil penyelidikan tidak menemukan keterlibatan anggota Polri dalam kejadian tersebut, meskipun salah satu anak pelaku diketahui berprofesi sebagai polisi.

 

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dan Propam Polres Karangasem, bisa dipastikan bahwa tidak ada anggota Polri yang terlibat. Anak dari tersangka yang berprofesi sebagai polisi tidak terbukti ikut dalam aksi pemukulan,” jelas AKBP Purba.

Ia memaparkan, tersangka memiliki tiga anak yang turut hadir di Pura Agung Besakih saat kejadian berlangsung.

 

Dari ketiganya, dua anak dinyatakan ikut melakukan kekerasan, sementara satu lainnya yang merupakan anggota polisi tidak terbukti terlibat.

 

Untuk diketahui, pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang terkait peristiwa tersebut. Ketiganya merupakan ayah dan anak, yakni IGLAED (30), IGLR (56), dan IGNAAP (21).

Peristiwa bermula dari kesalahpahaman antara pamedek dan pecalang bernama I Nengah Wartawan.

 

Saat itu, Wartawan tengah menjalankan tugas mengarahkan pamedek agar keluar melalui jalur barat di areal Bencingah Pura Besakih.

Salah satu pamedek menanggapi arahan itu dengan ucapan dalam bahasa Bali, "Joh dong?" yang dibalas oleh pecalang dengan, "Ke Lempuyang mare joh mejalan" (Ke Lempuyang baru terasa jauh jalannya).

 

Balasan tersebut rupanya memicu ketersinggungan hingga akhirnya terjadi cekcok yang berujung pada pemukulan.(*)

 

Editor : Suharnanto
#karangasem #pemukulan #Pura Besakih #pecalang #kapolres