Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Mimpi Jadi Guru Berujung Luka, Wanita Muda di Gresik Tertipu Rp20 Juta oleh Kenalan Ibunya

Putu Mita Damayanti • Sabtu, 19 April 2025 | 23:10 WIB
Ilustrasi penipuan.
Ilustrasi penipuan.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Impian mulia seorang perempuan muda asal Desa Dermo, Kecamatan Benjeng, Gresik, untuk mengabdi sebagai guru, berubah menjadi cerita kelam.

 

Korban berinisial S asal Gresik mengisahkan bagaimana dirinya terjerat dalam skenario penipuan berkedok lowongan kerja.

 

Uang tabungannya senilai hampir Rp20 juta raib begitu saja, dibawa kabur oleh seorang pria bernama Soleh—yang tak lain merupakan kenalan lama ibunya sendiri.

Segalanya bermula pada akhir Februari 2025. Soleh datang membawa kabar “kesempatan emas” untuk menjadi guru di SD Negeri Klampok.

 

Dengan modal hubungan personal dan bujuk rayu yang lihai, ia berhasil membuat S percaya sepenuhnya.

Awalnya, pelaku meminta Rp7 juta untuk biaya administrasi. Namun, permintaan itu hanya awal dari serangkaian alasan tak masuk akal: pembuatan SK, nomor induk guru, hingga “uang lelah” bagi orang dalam. Semua transaksi dilakukan tanpa bukti tertulis, tanpa kwitansi.

 

“Begitu saya mulai curiga atau terlambat mengirim uang, dia langsung mengancam. Tekanannya luar biasa. Janjinya manis, tapi semuanya palsu,” ungkap S kepada Radar Gresik, Jumat (18/4/2025).

 

Puncak dari drama ini terjadi pada 14 April 2025, ketika S dijanjikan akan bertemu Soleh di SD Klampok.

Tapi seperti cerita penipuan lainnya, pria itu tak pernah muncul. Sejak hari itu, ia menghilang tanpa jejak.

 

Lebih mengejutkan lagi, selama proses tersebut, Soleh mengaku tinggal di daerah Jawu, Benowo, dan mengklaim sebagai anggota ormas.

 

Identitas ini dipakainya untuk menambah kesan meyakinkan dan mempertebal kebohongan.

Kini, S hanya bisa berharap. Laporan ke pihak kepolisian telah ia buat, tapi hingga kini, belum ada perkembangan berarti.

 

“Saya cuma ingin keadilan. Uang saya kembali, dan pelaku bertanggung jawab. Jangan sampai ada korban lain seperti saya,” tutur S, menahan air mata.(*)

 

Editor : Suharnanto
#guru #penipuan #tertipu #lowongan kerja #gresik