JEMBRANAEXPRESS.COM- Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Plawa Denpasar saat pemadaman listrik di Bali mengundang keprihatinan.
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi pejabat terkait mengunjungi warga terdampak kebakaran yang dikumpulkan di Balai Banjar Pagan Kelod Denpasar.
Pemilik kosan Wayan Budiasa sekeluarga bersama para korban (penghuni kos) untuk sementara diungsikan ke Hotel Kedaton di Jalan Hayam Wuruk karena hari sudah malam.
Kebakaran terjadi di Jalan Plawa No.91 Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Jumat 2 Mei 2025.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 Wita tersebut meludeskan sekitar 13 kamar kos-kosan milik Wayan Budiasa, warga Banjar Pagan Kelod, Denpasar.
Penyebab kebakaran diduga dari tumpahan lilin yang digunakan sebagai penerangan kamar saat listrik padam.
“Saya melihat mereka membawa ember untuk mencari air sambil berteriak kebakaran, lantaran di tempat kosan itu tidak ada air akibat pemadaman PDAM,” ujar wanita kelahiran Malang tersebut.
Menyadari terjadi kebakaran, Eka langsung menuju TKP untuk memastikan kejadian. Dia melihat kobaran api sudah mencapai atap bangunan.
Memastikan keselamatan pemilik rumah, dia langsung masuk ke kamar tidur rumah tersebut dan mendapati pemilik rumah Wayan Budiasa sedang tertidur.
Eka membangunkannya dan menarik Budiasa yang sudah lansia ke jalan untuk menyelamatkan diri dari amukan si jago merah.
Warga berbondong-bondong ke lokasi untuk memberi pertolongan sebisanya. Sekitar 30 menit dari awal kejadian, armada Damkar Denpasar tiba di lokasi dan langsung bertindak cepat.
Sekitar satu setengah jam berjibaku, akhirnya api dapat dipadamkan meski telah menghanguskan sekitar 13 kamar kos. (*)
Editor : Suharnanto