JEMBRANAEXPRESS.COM – Operasi Penertiban Premanisme dan Penyakit Masyarakat (Pekat) 2025 yang digelar Polda Bali resmi berakhir pada Kamis, 15 Mei 2025.
Selama operasi yang berlangsung selama delapan hari itu, sebanyak 56 pelaku premanisme di Bali berhasil diamankan Polda Bali dan jajarannya.
Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Ariasandy mengungkapkan bahwa dari total tersangka, 25 orang masuk dalam daftar target operasi (TO), sementara sisanya merupakan pelaku non-TO.
Operasi ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan Bali serta mendukung iklim investasi agar tetap sehat.
“Langkah ini kami lakukan demi menciptakan situasi kamtibmas Bali yang aman dan kondusif, sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang datang ke Pulau Dewata,” ujarnya, Jumat, 16 Mei 2025.
Beberapa inisial para tersangka yang berhasil diamankan di antaranya AV, M, YR, AJI, SAN, R, DD, Pacung, YD, AP, RA, ER, GN, RNS, GR, PJ, KS, JH, DS, KK, D, P, dan SR. (*)
Editor : Suharnanto