JEMBRANAEXPRESS.COM – Kasus dugaan pembunuhan anak sekolah dasar (SD) kembali mengguncang warga Kecamatan Kabat, Banyuwangi.
Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun ditemukan tewas diduga korban pembunuhan di rumahnya Dusun Kertosari, Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, pada Sabtu malam (28/6/2025).
Korban diketahui masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar.
Peristiwa tragis ini diduga dilakukan oleh ayah tirinya sendiri, Supri ,35. Pria tersebut disebut-sebut tega menghabisi nyawa sang anak tiri setelah terlibat pertengkaran hebat di dalam rumah.
Warga sekitar mengaku sempat mendengar keributan sebelum akhirnya Supri menyerang korban.
“Pelaku sempat keluar rumah dalam keadaan emosi, lalu kembali masuk dan langsung menyerang korban. Katanya dicekik dengan kerudung, dibekap, dan diseret ke kamar mandi,” ujar salah satu tetangga yang enggan disebut namanya.
Dugaan sementara, korban tidak hanya dicekik, tetapi juga sempat ditenggelamkan sebelum akhirnya meninggal dunia.
Sang ibu sempat berusaha mencari bantuan, namun saat kembali, putranya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Pelaku pembunuhan anak di Banyuwangi ini langsung kabur usai kejadian. Ia melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Cungking.
Beberapa sumber menyebut Supri mengalami kecelakaan saat melarikan diri, namun hingga kini polisi belum mengonfirmasi kabar tersebut.
Pihak Polsek Kabat bersama tim Inavis Polresta Banyuwangi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan saksi.
“Kami masih mendalami kasus ini dan terus melakukan pencarian terhadap pelaku,” ujar Kapolsek Kabat, AKP Kusmin.(*)
Editor : Suharnanto