Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Tiga WNA Terlibat Adu Jotos di Bar Nusa Penida, Dua WNI Turut Diamankan Polisi

I Dewa Gede Rastana • Senin, 21 Juli 2025 | 03:53 WIB
Aparat kepolisian mengamankan perkelahian antara tiga WNA dan dua WNI di sebuah bar kawasan Banjar Nyuh, Nusa Penida, Sabtu malam (19/7/2025).
Aparat kepolisian mengamankan perkelahian antara tiga WNA dan dua WNI di sebuah bar kawasan Banjar Nyuh, Nusa Penida, Sabtu malam (19/7/2025).

JEMBRANAEXPRESS.COM – Sebuah insiden keributan terjadi di salah satu bar kawasan wisata Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu malam (19/7/2025).

 

Keributan tersebut melibatkan tiga wisatawan asing (WNA) dan dua warga negara Indonesia (WNI), hingga memaksa pihak kepolisian Nusa Penida turun tangan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat dua WNI, Adrianto dari Samarinda dan Daniel Musa dari Maluku Tengah, mengunjungi bar untuk bersantai sambil bermain biliar.

Tak berselang lama, tiga WNA yang diduga dalam pengaruh alkohol—Carl Stephen (Irlandia), Thomas Stig Allan Andersson (Swedia), dan Mitchell Gordon (Australia)—turut datang dan bergabung menikmati suasana malam.

 

Namun, ketegangan mulai terasa ketika terjadi adu argumen antara kedua kelompok.

 

Adu mulut yang awalnya tampak biasa, berlanjut menjadi aksi saling dorong dan hampir berubah menjadi perkelahian serius.

Manajemen bar pun segera turun tangan, meminta semua pihak yang terlibat untuk meninggalkan tempat demi menghindari konflik lebih lanjut.

 

 

Sayangnya, saat kedua WNI hendak pergi, ketiga WNA justru menolak keluar dan menyampaikan ketidakpuasan atas tindakan staf bar.

 

Situasi pun memanas kembali dan berujung perkelahian terbuka di area bar tersebut.

Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, membenarkan insiden perkelahian antar wisatawan dan warga lokal tersebut.

 

Ia menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi dan mengamankan seluruh pihak yang terlibat ke Mapolsek Nusa Penida.

 

“Tindakan cepat kami ambil demi menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan kawasan pariwisata Nusa Penida,” jelas AKP Kesuma Jaya, Minggu (20/7/2025).

Usai diamankan dan dimintai keterangan, polisi kemudian memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak.

 

Hasilnya, baik WNA maupun WNI sepakat menyelesaikan masalah secara damai tanpa melanjutkan ke jalur hukum.

 

“Tidak ada korban luka serius, dan semua pihak bersedia berdamai. Mereka akhirnya kembali ke tempat masing-masing,” imbuhnya.(*)

 

Editor : Suharnanto
#perkelahian #warga negara asing #wna #adu jotos #dua wni #Nusa Penida