Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

KMP Tunu Pratama Jaya 5888 Dilarang Beroperasi! Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Terganggu Lagi

Suharnanto • Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:04 WIB
Potongan video viral di media sosial KMP Tunu Pratama Jaya 5888 mogok di tengah laut.
Potongan video viral di media sosial KMP Tunu Pratama Jaya 5888 mogok di tengah laut.

JEMBRANAEXPRESS.COM – Layanan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk terganggu setelah KMP Tunu Pratama Jaya 5888 mengalami kerusakan pada Minggu (10/8/2025).

 

KMP Tunu Pratama Jaya 5888 yang melayani jalur penghubung Pulau Jawa dan Bali ini terpaksa berhenti beroperasi untuk sementara waktu.

 

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi menginstruksikan kapal tersebut untuk segera melakukan perbaikan di dermaga Bulusan.

 

Kerusakan terjadi pada motor winch yang berfungsi menaikkan dan menurunkan ramp door.

“Selain motor winch, sebelumnya kapal ini juga direkomendasikan masuk daftar perbaikan karena beberapa plat mengalami deformasi dan harus diganti,” ungkap Kepala KSOP Tanjung Wangi, Kapten Purgana.

 

Absennya KMP Tunu 5888 memicu antrean panjang kendaraan, terutama truk pengangkut logistik. Pasca kapal ditarik dari lintasan, antrean kendaraan mengular hingga 1 kilometer ke arah utara Pelabuhan Ketapang.

Korsatpel Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ketapang, Bayu Kusumo Nugroho, menyebut pihaknya sudah mengoptimalkan armada yang ada.

 

 

“Saat ini ada tujuh kapal beroperasi di Pelabuhan LCM dan satu kapal bantuan, KMP Portlink VII. Namun kantung parkir di dermaga Bulusan penuh sehingga antrean sampai keluar pelabuhan,” jelasnya.

Pihak KSOP dan BPTD terus berupaya mengantisipasi kepadatan arus kendaraan. Namun, sejak insiden tenggelamnya KMP Tunu beberapa waktu lalu, proses pengecekan kelayakan kapal dilakukan lebih ketat.

 

“Kami tidak akan mengizinkan KMP Tunu 5888 kembali berlayar sebelum Marine Inspector memastikan kondisi kapal benar-benar aman. Jumlah kapal di lintasan ini memang terbatas, sehingga jika ada yang rusak, dampaknya langsung terasa,” tegas Purgana.(*)

 

Editor : Suharnanto
#KSOP Tanjung Wangi #pelabuhan ketapang #penyeberangan ketapang - gilimanuk #banyuwangi #KMP tunu pratama jaya 5888