JEMBRANAEXPRESS.COM – Pencarian terhadap Sebastian Jeri Ate ,29, yang hilang terseret arus Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung berakhir.
Korban terseret arus tersebut telah ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (20/8/2025) pagi.
Pria asal Kalimbu Ngape, Sumba Barat Daya, NTT, itu sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin (18/8) sore usai berenang di Pantai Berawa bersama dua temannya. Nahas, ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret tubuhnya hingga ke tengah laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Nyoman Sidakarya menjelaskan, tim SAR gabungan sejak pagi mengerahkan jetski dan rubber boat untuk melakukan pencarian.
“Sebanyak 8 personel diturunkan, dengan pembagian area di Pantai Berawa dan Pantai Kelan. Selain itu, penyisiran darat juga dilakukan ke arah barat dan timur,” jelasnya.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Jenazah korban ditemukan mengapung sekitar 1 Nautical Mile (1,8 km) dari lokasi kejadian pada pukul 07.15 WITA.
“Tim rubber boat Balawista segera mengevakuasi korban ke daratan,” tambah Sidakarya.
Selanjutnya, jenazah Sebastian dibawa ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan Ambulans Balawista Badung.
Sebelumnya, saksi mata menuturkan bahwa korban sempat terlihat melambaikan tangan sebelum akhirnya tenggelam.
Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya arus laut Pantai Berawa, terutama bagi wisatawan yang tidak waspada terhadap kondisi ombak.(*)
Editor : Suharnanto