Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Ngeri....Detik-Detik Ruko di Bantaran Tukad Badung Denpasar Diterjang Banjir Bandang, Dua Keluarga Hanyut

I Gede Paramasutha • Kamis, 11 September 2025 | 04:00 WIB
Banjir bandang merobohkan ruko yang berada di bantaran Tukad Badung Denpasar.
Banjir bandang merobohkan ruko yang berada di bantaran Tukad Badung Denpasar.

JEMBRANAEXPRESS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar sejak Selasa malam hingga Rabu (10/9/2025) pagi memicu banjir bandang  di Tukad Badung.

 

Banjir bandang tidak hanya merendam pemukiman dan pertokoan, tetapi juga menyebabkan dua ruko di Jalan Sulawesi, Desa Dauh Puri Kangin, roboh ke sungai.

 

Peristiwa tragis ini menimpa dua keluarga yang tinggal di ruko tersebut. Menurut keterangan Rizal Husain ,63, empat anggota keluarganya ikut menjadi korban.

 

Mereka adalah Maimunah ,75, Nadira ,47, Muis ,50, dan Khusay ,23. Selain itu, korban lain dari ruko milik Taslim adalah Taslim ,54, dan Farwah ,30.

Rizal mengungkapkan, sebelum kejadian, kakaknya sempat menelepon sekitar pukul 06.00 WITA, namun sambungan tiba-tiba terputus.

 

Tidak lama kemudian, ia mendapat kabar ruko yang ditempati keluarganya ambruk diterjang banjir Tukad Badung.

“Saya dapat informasi tiga orang sudah ditemukan, tapi kakak saya dan korban dari ruko Taslim belum jelas keberadaannya,” ujarnya.

 

 

Sebagian korban ditemukan di sekitar Pura Demak dan dievakuasi ke RS Wangaya serta RS Balimed.

 Baca Juga: Banjir Genangi Jalan Bypass Ngurah Rai, Mobil Terjebak di Underpass Simpang Dewa Ruci Kuta

Kronologi Ruko Ambruk di Tukad Badung

Seorang saksi mata, Imam Sapi’i, sekuriti bank di seberang lokasi kejadian, menyebutkan aliran sungai meluap hingga menenggelamkan Jembatan Jalan Hasanudin dengan ketinggian air mencapai 50 cm.

 

Sekitar pukul 06.35 WITA, dua ruko yang berada di bantaran sungai roboh dan menyeret penghuninya.

Baca Juga: Pedagang Pasar Kumbasari Denpasar Ceritakan Momen Mencekam Saat Banjir Menerjang

“Warga melihat ada empat orang hanyut. Sang suami berhasil selamat dengan berpegangan di bantaran sungai, sementara istri, anak, dan mertuanya hilang terbawa arus,” ungkapnya.

 

Respons Pemerintah dan Aparat

Gubernur Bali I Wayan Koster yang turun langsung ke lokasi memastikan pencarian korban terus dilakukan.

 

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan santunan Rp15 juta bagi korban banjir Denpasar yang meninggal dunia.

 

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi, menjelaskan bahwa total ada enam korban dari dua ruko roboh tersebut.

Dua orang berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

 

“Arus Tukad Badung sangat deras, menyebabkan setengah bangunan ruko terkikis hingga roboh. Kami imbau warga untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di area rawan banjir,” tegasnya.(*)

 

Editor : Suharnanto
#ruko roboh #banjir bandang #diterjang banjir bandang #tukad badung #denpasar #Ruko di bantaran tukad badung