Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Cuaca Ekstrem Landa Bangli, Sejumlah Fasilitas Rusak dan Jalan Tertutup Longsor

I Made Mertawan • Kamis, 11 September 2025 | 04:18 WIB
JEBOL: Bahun jalan di Dusun Sidawa, Desa Tamanbali, Bangli, jebol pada Rabu (10/9).
JEBOL: Bahun jalan di Dusun Sidawa, Desa Tamanbali, Bangli, jebol pada Rabu (10/9).

JEMBRANAEXPRESS.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bangli sejak Selasa (9/9/2025) memicu sejumlah kerusakan di empat kecamatan, yakni Kintamani, Bangli, Susut, dan Tembuku.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli mencatat, meski tidak ada korban jiwa, kerugian material cukup signifikan.

Baca Juga: Ngeri....Detik-Detik Ruko di Bantaran Tukad Badung Denpasar Diterjang Banjir Bandang, Dua Keluarga Hanyut

Di Kecamatan Kintamani, tembok rumah yang masih dalam tahap pengerjaan di Banjar Dinas Klatakat, Desa Suter, ambruk akibat cuaca ekstrem.

Selain itu, longsor sepanjang sekitar 2 meter terjadi di ruas jalan raya Kintamani–Karangasem, membuat akses lalu lintas terganggu.

Di wilayah Kecamatan Bangli, dinding penahan tanah (DPT) sepanjang 2 meter dengan ketinggian 10 meter ambrol di ruas jalan menuju Pura Puseh Guliang Kawan, Desa Bunutin.

Baca Juga: Pedagang Pasar Kumbasari Denpasar Ceritakan Momen Mencekam Saat Banjir Menerjang

Akses jalan rabat beton menuju pura dan permukiman warga untuk sementara ditutup.

Tim BPBD Bangli melakukan penanganan darurat dengan memasang terpal di lokasi terdampak.

Masih di Kecamatan Bangli, sebuah palinggih Bedugul di Pura Tengaling, Banjar Dinas Guliang Kangin, Desa Tamanbali, hancur tertimpa pohon kamboja.

Sementara itu, bahu jalan di Dusun Sidawa, Desa Tamanbali, tergerus sekitar 3 meter sehingga pengendara diminta ekstra hati-hati.

Baca Juga: Dinsos Bali Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir, Prioritaskan Kelompok Rentan

Plt Kadus Sidawa, I Putu Agus Susrawan, mengimbau kendaraan berat agar tidak melintas di lokasi.

“Untuk sementara mobil masih bisa lewat, tetapi kendaraan besar dengan beban berat sebaiknya tidak melintas agar kerusakan tidak semakin parah,” jelasnya, Rabu (10/9).

Di Kecamatan Susut, air bah menerjang lahan pertanian di Desa Selat setelah debit air sungai meningkat di sekitar bendungan pembagian air. Kondisi ini membuat sejumlah petani mengalami kerugian.

Baca Juga: Banjir Rendam Sejumlah Titik, Wali Kota Denpasar Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kepala BPBD Bangli, I Wayan Wardana, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi beberapa hari ke depan.

“Situasi ini diprediksi masih berlangsung sampai besok dan tidak menutup kemungkinan berlanjut hingga sepekan ke depan. Kami minta masyarakat mengikuti arahan BMKG, BNPB, dan BPBD terkait potensi bencana seperti angin kencang, longsor, banjir, maupun sambaran petir,” ujarnya.

BPBD Bangli terus melakukan pemantauan dan penanganan darurat di lokasi terdampak, serta berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan untuk memastikan keselamatan warga.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#jalan longsor Kintamani Karangasem #kerusakan pura akibat cuaca ekstrem #cuaca ekstrem Bangli 2025 #hujan deras dan longsor Bangli