Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Duka Banjir Bandang di Bali, Jenazah Nenek Maimunah Ditemukan di Reruntuhan Ruko Jalan Sulawesi Denpasar

I Gede Paramasutha • Sabtu, 13 September 2025 | 00:26 WIB
Tim SAR gabungan menemukan jenazah nenek Mamunah diantara reruntuhan ruko paska banjir bandang di Denpasar.
Tim SAR gabungan menemukan jenazah nenek Mamunah diantara reruntuhan ruko paska banjir bandang di Denpasar.

JEMBRANAEXPRESS.COM– Duka akibat banjir bandang di Bali khususnya wilayah Denpasar belum juga usai hingga hari Kamis (12/9/2025).

 

Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah Maimunah ,76, yang terjebak di reruntuhan ruko New Centrum, Jalan Sulawesi, Denpasar Barat saat banjir bandang.

 

Proses evakuasi berjalan dramatis. Petugas membutuhkan waktu berjam-jam untuk membongkar tumpukan beton dan kayu yang menimpa tubuh korban.

“Benar, jenazah Maimunah sudah ditemukan di lokasi ruko yang ambruk,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.

 

Jenazah lansia itu kemudian dievakuasi ke RS Prof. Ngoerah Sanglah. Penemuan ini menambah daftar korban tewas akibat banjir di Denpasar menjadi 11 orang.

Baca Juga: Tragedi Banjir Bandang di Bali: Tim SAR Temukan Lima Jenazah di Bendungan Tukad Badung, Berikut Ini Identitas Lengkapnya

Daftar Korban Tewas Banjir Denpasar

Korban meninggal datang dari berbagai latar belakang, mulai dari pedagang Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga lansia.

 

 

Berikut identitas korban yang sudah ditemukan:

Baca Juga: Ratusan Pengungsi Banjir di Bali Tersebar di Empat Kabupaten, Rumah Rusak Akan Diganti

Proses Pencarian Masih Berlanjut

Selain korban meninggal, delapan orang mengalami luka ringan akibat terseret arus dan tertimpa benda keras.

 

Dua korban lainnya, yakni Suwandi ,64, warga Ubung Kaja, dan Made Suwitri ,43, warga Serangan, hingga kini masih dalam pencarian.

 

Operasi SAR besar-besaran dikerahkan dengan 208 personel gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, hingga nelayan lokal.

Mereka dibantu alat berat, ekskavator, drone thermal, kano, hingga ambulans untuk menjangkau titik sulit di bantaran Tukad Badung.

 

Namun kondisi lapangan masih penuh tantangan. Sungai yang keruh, tumpukan puing beton, serta sampah yang menyumbat aliran air memperlambat proses pencarian korban.(*)

 

Editor : Suharnanto
#jenazah nenek maimunah #reruntuhan ruko #korban tewas #banjir bandang di bali #Pasar Kumbasari #tukad badung #denpasar