JEMBRANAEXPRESS.COM – Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Bali menggelar Diklat Khusus Profesi Advokat Angkatan XIV.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD KAI Bali, Nyoman Gde Sudiantara, memberikan pesan tegas kepada para calon advokat yang sedang menempuh pendidikan selama dua hari Jumat-Sabtu (12-13/9/2025).
Ia menekankan pentingnya menjaga etika profesi, integritas, dan senioritas dalam organisasi setelah resmi menjadi advokat.
“Advokat adalah profesi terhormat. Jangan sampai ada yang merasa paling hebat atau mengaku sebagai panglima hukum. Justru setelah lulus nanti, kalian harus tetap rendah hati dan menjunjung tinggi hukum, dan tetap belajar,” tegas Sudiantara, advokat senior Bali sekaligus alumni Fakultas Hukum Universitas Udayana.
Ketua Panitia, Ikanedy Wahyudi, menambahkan bahwa sejak berdiri pada 2008, KAI Bali rutin menggelar pendidikan dan pelatihan calon advokat setiap tahun.
Untuk Angkatan XIV kali ini, terdapat 30 peserta yang berasal dari lulusan Fakultas Hukum maupun pensiunan aparat penegak hukum seperti kepolisian.
“Jika dinyatakan lulus, mereka akan mengikuti prosesi penyumpahan di Pengadilan Tinggi Denpasar,” jelasnya.
Baca Juga: Pengacara Bali Togar Situmorang Dijebloskan ke Tahanan, Kasusnya Bikin Malu Advokat Se-Indonesia
Selama pelatihan dua hari, panitia menghadirkan sejumlah pemateri berkompeten, mulai dari akademisi Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar hingga advokat senior KAI Bali, di antaranya Agus Samijaya, Nyoman Gde Sudiantara, Warsa T. Bhuana, dan lainnya.(*)
Editor : Suharnanto