JEMBRANAEXPRESS.COM - Guyuran hujan lebat membuat sebuah pohon beringin berukuran besar ambruk di pelataran Pura Dalem Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (18/9).
Meski roboh dengan posisi menutupi area pura, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan parah pada bangunan suci.
Baca Juga: Kontingen Tabanan Raih 128 Medali di Porprov Bali XVI, Masuk Enam Besar Klasemen
Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Komang Agus Dharmayana, menegaskan bahwa proses penanganan pohon tumbang dilakukan dengan tetap menghormati tradisi adat setempat.
“Proses penanganan tetap mengedepankan kearifan lokal. Kami berkoordinasi dengan Desa Adat Jimbaran dan pecalang setempat. Setelah upakara selesai, barulah kami melakukan tindakan teknis,” jelasnya.
Pohon beringin berusia puluhan tahun itu akan disingkirkan pada Jumat (19/9) pagi.
Baca Juga: Polres Jembrana Pastikan Makanan Program MBG Polri Aman dan Bergizi
Sebelum pembersihan dilakukan, upacara adat digelar sebagai bentuk penghormatan.
Proses penyingkiran akan melibatkan aparat kepolisian, pecalang, dan instansi terkait.
“Penanganan pohon ini akan kami laksanakan besok. Kami akan memastikan seluruh prosesnya berjalan dengan aman,” tutur Kapolsek Dharmayana.
Selain fokus pada penanganan di Pura Dalem Jimbaran, aparat juga memantau sejumlah titik rawan pohon tumbang lain di wilayah Kuta Selatan. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, masyarakat diimbau tetap waspada.
Baca Juga: Polisi Cegah Bullying di Sekolah, Polsek Pekutatan Gelar Edukasi Lewat Program Polri Sahabat Anak
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga. Waspadai potensi pohon tumbang lainnya di sekitar wilayah Kuta Selatan,” tambahnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa