JEMBRANAEXPRESS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melakukan pengecekan terhadap kondisi Pura Taman Beji, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, yang mengalami kerusakan akibat banjir beberapa waktu lalu.
Baca Juga: 15 Pendaki Gunung Batukaru Digigit Anjing Liar, Dinkes Tabanan Pastikan Penanganan Medis
Hasil pengecekan menunjukkan sejumlah bagian pura mengalami kerusakan cukup signifikan. Antara lain lantai Balai Gong berukuran 10 x 6 meter yang terangkat dan pecah, Pelinggih Penunggu serta Pelinggih Apit Lawang yang rusak, hingga tembok penyengker pada beberapa titik dengan ukuran berbeda.
Kalaksa BPBD Jembrana, Putu Agus Artana Putra, mengatakan pihaknya telah melakukan inventarisasi kerusakan dan sedang menyiapkan usulan perbaikan.
“Kerusakan di Pura Taman Beji sudah kami inventarisir. Saat ini kami sedang menyiapkan permohonan perbaikan yang akan diajukan ke APBD Provinsi Bali. Harapannya, segera bisa dilakukan perbaikan agar pura kembali berfungsi dengan baik,” ungkapnya, Minggu (21/9).
Baca Juga: Gerindra Bali Terus Salurkan Bantuan Korban Banjir Hingga Hari Ketujuh
Selain kerusakan pura, pada Sabtu (20/9/2025) juga terjadi peristiwa pohon tumbang di wilayah utara Pura Taman Beji, Lingkungan Satria Pendem.
Pohon jenis Taap dengan diameter sekitar 120 cm dan tinggi 20 meter tumbang akibat kondisi tanah gembur.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Tim BPBD Jembrana bersama warga setempat langsung turun melakukan penanganan dan pembersihan area terdampak.
BPBD Jembrana mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca buruk atau setelah hujan deras.
Kondisi tanah yang labil disebut sebagai salah satu pemicu utama peristiwa serupa.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca buruk atau setelah hujan deras,” pungkas Putu Agus Artana Putra.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa