JEMBRANAEXPRESS.COM – Tragedi pemuda PM ,24, bunuh diri (Bundir) melompat dari Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung mulai terungkap.
PM ditemukan meninggal dunia pada Kamis (25/9/2025) pagi, usai nekat bunuh diri di salah satu jembatan ikonik Bali tersebut.
Peristiwa ini sontak menggegerkan warga sekitar. Padahal, pemerintah tengah melakukan pemasangan pagar pengaman (railing) tinggi berbahan baja di sisi jembatan untuk mencegah aksi serupa.
Namun, korban diduga melompat melalui celah jembatan yang pengerjaannya masih sekitar 45 persen. Hal itu dibenarkan oleh PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.
Kronologi Kejadian
Kasus ini pertama kali terungkap setelah warga menemukan motor Yamaha Nmax hitam bernopol DK 3*17 FDU terparkir di sekitar lokasi kejadian.
Motor tersebut dalam kondisi terkunci dengan sebuah helm putih tergeletak di atasnya.
Setelah diperiksa, kendaraan itu diketahui milik PM, pemuda asal Desa Angantaka yang sebelumnya meninggalkan rumah sekitar pukul 01.00 WITA.
Anggota Polsek Petang bersama Koramil 1611-06 Petang kemudian melakukan pencarian ke bawah jembatan. Jasad korban akhirnya ditemukan pada pukul 07.56 WITA.
Hingga kini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab korban melakukan tindakan nekat tersebut.
Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya masalah pribadi yang tengah dihadapi korban, baik terkait pekerjaan, rumah tangga, maupun hubungan asmara.
“Prediksi kami, kemungkinan ada persoalan yang dialami korban, tetapi masih perlu penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan,” jelas Aiptu Ayu Inastuti.(*)
Editor : Suharnanto