Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bupati Kembang Hartawan Tinjau Jalan Longsor di Jalur Pengastian–Pendem, Perbaikan Diprioritaskan

I Gde Riantory Warmadewa • Rabu, 1 Oktober 2025 | 22:00 WIB
Bupati Kembang Hartawan saat meninjau lokasi jalan longsor, di Kelurahan Pendem, Selasa (30/9).
Bupati Kembang Hartawan saat meninjau lokasi jalan longsor, di Kelurahan Pendem, Selasa (30/9).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) turun langsung meninjau lokasi jalan longsor di jalur Pengastian–Pendem, Selasa (30/9/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kerusakan sekaligus mempercepat penanganan infrastruktur jalan yang terdampak.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Jembrana, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Longsor yang terjadi pada Senin (29/9) malam menyebabkan kerusakan parah pada badan jalan hingga hampir memutus total akses.

Jalur tersebut merupakan akses utama bagi siswa SD, SMP, dan SMA setempat karena lebih aman dibandingkan jalan nasional yang padat lalu lintas dan rawan kecelakaan.

Jalan longsor yang terjadi di jalur Pengastian–Pendem, Selasa (30/9
Jalan longsor yang terjadi di jalur Pengastian–Pendem, Selasa (30/9

Kepala Dinas PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta, menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya sudah mengusulkan perbaikan pascabencana banjir, namun kerusakan saat itu masih tergolong ringan.

Baca Juga: Bupati Kembang Lantik 144 PPPK Tahap II dan 6 PNS Lulusan IPDN

“Setelah longsor tadi malam, kondisinya memburuk drastis. Hampir seluruh badan jalan habis. Kami langsung melaporkan kepada Bapak Bupati, dan beliau memerintahkan agar dilakukan pengecekan hari ini juga,” jelas Sudiarta.

Dinas PUPRPKP Jembrana telah menghitung estimasi kebutuhan biaya perbaikan mencapai Rp461.720.000.

Anggaran tersebut akan diambil dari Belanja Tak Terduga (BTT) Kabupaten, serta diajukan tambahan BTT ke Pemerintah Provinsi Bali.

Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif di kawasan Hardys Land. Namun jalur ini memiliki keterbatasan, khususnya untuk kendaraan roda empat.

 

“Karena ini sifatnya mendesak, dan berkaitan dengan akses pendidikan serta keselamatan warga, proses pengajuan BTT langsung kami susun hari ini. Kami berharap minggu depan sudah bisa mulai dikerjakan,” tambahnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#tanah longsor #kelurahan