JEMBRANAEXPRESS.COM - Musim kemarau sering membawa ancaman kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.
Kondisi geografis yang cukup jauh dari pusat kota membuat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) membutuhkan waktu lama untuk mencapai lokasi kejadian.
Menjawab persoalan itu, Pemerintah Kabupaten Karangasem kini telah menganggarkan satu unit armada pemadam kebakaran baru khusus untuk wilayah Kecamatan Kubu melalui APBD Perubahan Tahun 2025.
Kepala Damkartan Karangasem, Artha Negara, membenarkan bahwa Kecamatan Kubu menjadi salah satu daerah dengan frekuensi kebakaran lahan tertinggi di Karangasem.
“Kebakaran lahan memang sering terjadi di wilayah Kubu. Tahun ini saja sudah tercatat 23 kali kejadian, belum termasuk kebakaran bangunan,” ungkapnya, Senin (13/10).
Baca Juga: DPRD Badung Tindaklanjuti Dugaan Komersialisasi Sempadan Pantai Timur Tanjung Benoa
Ia menjelaskan, dengan adanya armada baru diharapkan proses penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat.
“Idealnya petugas bisa action dalam 15 menit. Tapi saat ini dari Pos Karangsokong menuju Kubu memerlukan waktu sekitar 45 menit,” jelas Artha.
Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan armada baru harus dibarengi dengan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.
“Satu unit armada butuh minimal 18 personel, karena sistem kerjanya bergilir atau shift,” tambahnya.
Baca Juga: DPRD Badung Tindaklanjuti Dugaan Komersialisasi Sempadan Pantai Timur Tanjung Benoa
Langkah Pemkab Karangasem ini mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Karangasem Dapil Kubu I Nyoman Musna Antara.
Ia mengaku telah lama memperjuangkan usulan tersebut agar masyarakat di wilayahnya mendapatkan layanan penanganan kebakaran yang cepat.
“Setelah sekian lama kami suarakan, akhirnya bisa terwujud. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah merespons keluhan warga,” ujarnya.
Musna Antara juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau dengan angin kencang.
“Kami imbau warga agar berhati-hati saat membakar sampah atau rumput kering, karena api mudah merembet di kondisi seperti sekarang,” pesannya.
Baca Juga: Honda Scoopy Hadirkan Edisi Terbatas Kuromi, Tampil Lucu, Trendi, dan Penuh Gaya
Dengan adanya armada pemadam baru ini, diharapkan penanganan kebakaran di Kecamatan Kubu dapat lebih sigap, efektif, dan mampu meminimalisir kerugian akibat kebakaran lahan yang selama ini sering terjadi.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa