JEMBRANAEXPRESS.COM - Jembatan Tukad Bangkung di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung kini dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) canggih yang mampu mendeteksi plat kendaraan dan melakukan zoom hingga 36 kali tanpa kehilangan ketajaman gambar.
Pemasangan kamera ini merupakan bagian dari program penguatan sistem pemantauan keamanan dan lalu lintas di seluruh wilayah Badung, dengan total 77 titik CCTV yang telah terpasang.
Baca Juga: Bupati Karangasem Sidak Dua Puskesmas, Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme Tenaga Kesehatan
Berdasarkan informasi dari ruang operator Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, di Jembatan Tukad Bangkung saat ini terpasang dua unit kamera pada satu tiang.
Satu kamera berfungsi mendeteksi nomor plat kendaraan yang melintas, sedangkan satu lagi merupakan kamera PTZ panoramik dengan kemampuan zoom hingga 36 kali.
“Hasil gambar zoom maksimal pun tetap terlihat sangat jelas, bahkan bisa menembus panjang jembatan lebih dari 360 meter,” ujar salah satu petugas operator Diskominfo Badung, Selasa (14/10).
Baca Juga: WNA Perancis Tewas Terseret Arus di Pantai Kelingking, Nusa Penida
CCTV canggih ini juga dilengkapi dengan pengeras suara (speaker) dan alarm otomatis.
Sistem akan memberikan peringatan jika mendeteksi aktivitas tidak wajar, dan operator dapat langsung memberikan peringatan melalui speaker di lokasi kejadian.
Selain di Jembatan Tukad Bangkung, kamera serupa juga dipasang di berbagai titik strategis lainnya di wilayah Kabupaten Badung.
Sistem pemantauan ini tidak hanya merekam aktivitas kendaraan dan manusia, tetapi juga mampu mengenali ciri fisik atau pakaian (outfit) yang dikenakan seseorang saat melewati area pemantauan.
Khusus untuk kendaraan, sistem CCTV ini juga terintegrasi dengan data uji KIR, sehingga bisa mendeteksi kendaraan yang belum melakukan uji kelayakan.
Kepala Diskominfo Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, membenarkan pemasangan sistem kamera canggih tersebut.
“Benar, kami sudah pasang 77 titik di seluruh Badung, salah satunya di kawasan Jembatan Tukad Bangkung,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengoperasian penuh sistem ini masih menunggu kesiapan teknologi dan pelatihan petugas operator. Proyek ini juga akan segera dilaunching oleh Bupati Badung Wayan Adi Arnawa.
“Saat ini tim kami masih mengikuti pelatihan dari vendor. Karena dalam kontraknya, tidak hanya pembelian alat, tapi juga termasuk transfer knowledge agar petugas memahami sistem secara menyeluruh,” pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa