JEMBRANAEXPRESS.COM — Kematian wanita Banyuwangi Endang Sulastri, 41, di kontrakan Jalan Pratama, Legian, Kuta, Bali menyisakan duka dan tanya besar bagi keluarga korban.
Bukan hanya kehilangan nyawa, keluarga korban Sulastri dari Banyuwangi menduga harta korban hasil jerih payahnya selama bertahun-tahun di Bali turut lenyap dibawa pelaku.
Tak tanggung-tanggung, keluarga menyebut, dugaan kerugian materil mencapai miliaran rupiah.
“Kami curiga uang Rp2 miliar milik mbak Endang dibawa kabur. Laptop, HP, kendaraan, emas, bahkan semua kartu ATM juga hilang,” ungkap A, kerabat korban, Kamis (16/10/2025).
Menurut keluarga, Sulastri dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia mengelola beberapa usaha di kawasan Legian, mulai dari warung makan, rental sepeda motor, hingga bisnis sampingan lainnya.
“Semua usaha itu milik mbak Sulastri, suaminya nggak punya apa-apa,” lanjutnya.
Pelaku yang tak lain adalah suami siri korban Kamal, disebut kerap terlibat cekcok dengan Endang. “Benar, mereka sering ribut,” ujar A.
Berdasarkan kondisi korban dan sejumlah barang berharga yang raib, keluarga meyakini kasus ini bukan tindakan spontan.
Mereka menduga kuat ada unsur perencanaan dalam pembunuhan tersebut. “Kami curiga ini pembunuhan berencana,” tegasnya.
Meski Kamal telah ditangkap polisi dan tengah diperiksa intensif, pihak keluarga berharap penyelidikan tidak hanya berhenti pada penetapan pelaku.
Mereka ingin motif di balik kematian tragis Endang serta hilangnya harta korban senilai miliaran rupiah turut diungkap secara tuntas.(*)
Editor : Suharnanto