Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bupati Jembrana Temui Dirjen Bina Bangda Kemendagri, Dorong Dukungan Pusat untuk Infrastruktur dan Layanan Dasar

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 15 Januari 2026 | 06:00 WIB
Bupati Kembang Hartawan dan Wabup Patriana Krishna saat diterima Direktur Jenderal Bina Bangda Kemendagri, Restuardy Daud.
Bupati Kembang Hartawan dan Wabup Patriana Krishna saat diterima Direktur Jenderal Bina Bangda Kemendagri, Restuardy Daud.

JembranaExpress.Com - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Selasa (13/1).

Kunjungan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana dalam memperjuangkan dukungan pendanaan pusat bagi percepatan pembangunan daerah.

Baca Juga: Pemkab Jembrana Terapkan Sentralisasi Kendaraan Dinas, Bupati Kembang: Efisiensi Harga Mati di Tengah Fiskal Terbatas

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kembang diterima langsung oleh Direktur Jenderal Bina Bangda Kemendagri, Restuardy Daud.

Pertemuan dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai usulan prioritas pembangunan yang dinilai mendesak dan membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, khususnya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan program strategis kementerian.

Bupati Kembang menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan prioritas nasional, terutama pada sektor infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Kasus LSD Pertama di Bali Ditemukan di Jembrana, Peternak Dapat Ganti Rugi Meski Sapi Dipotong

“Pembangunan Jembrana membutuhkan dukungan anggaran yang kuat, tidak hanya dari APBD, tetapi juga melalui DAK dan program strategis kementerian. Aspirasi ini kami sampaikan langsung sebagai bentuk ikhtiar memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati Patriana Krisna.

Ia menyebutkan, sektor-sektor utama yang menjadi perhatian meliputi pembangunan dan pemeliharaan jalan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan kawasan ekonomi pedesaan dan pesisir.

Di bidang pendidikan, Pemkab Jembrana mengusulkan rehabilitasi sedang hingga berat 10 ruang kelas sekolah dengan kebutuhan anggaran lebih dari Rp7,8 miliar, serta pembangunan lima ruang kelas baru senilai lebih dari Rp6,5 miliar.

Baca Juga: Parah, WNA Australia Bangun Puluhan Vila di Kerobokan Badung Tanpa Izin PBG

Sementara pada sektor kesehatan, usulan difokuskan pada pengelolaan Jaminan Kesehatan Masyarakat (BPJS) dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp16 miliar untuk tiga bulan, serta pemeliharaan dan rehabilitasi sarana prasarana pendukung puskesmas pembantu (pustu) dengan nilai Rp14,24 miliar.

Untuk urusan pekerjaan umum, Pemkab Jembrana mengajukan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan sebesar Rp22 miliar, pembangunan sumur dalam dan jaringan perpipaan serta rehabilitasi jaringan irigasi permukaan senilai Rp31,04 miliar.

Selain itu, diusulkan pula pemeliharaan berkala jalan sepanjang 41,79 kilometer dengan anggaran Rp83,58 miliar, pembangunan jembatan senilai Rp7,7 miliar, serta penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan persampahan sebesar Rp36,33 miliar.

Pemkab Jembrana juga mengajukan usulan pada bidang ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, khususnya pencegahan kebakaran melalui pengadaan mobil layanan darurat reaksi cepat dan mobil pemadam kebakaran.

Di sektor perhubungan, usulan diarahkan pada penyediaan perlengkapan jalan di ruas jalan kabupaten/kota.

Pihak Ditjen Bina Bangda Kemendagri menyambut positif langkah proaktif Pemkab Jembrana tersebut.

Baca Juga: Pimpin Gerakan Kulkul PKK, Ketua TP PKK Jembrana Ajak Warga Budayakan Lingkungan Bersih

Dirjen Bina Bangda menegaskan pentingnya kesesuaian dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dengan arah dan target pembangunan nasional agar seluruh usulan dapat diproses dan direalisasikan, baik pada tahun anggaran berjalan maupun tahun berikutnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#Dana Alokasi Khusus #Infrastruktur Jembrana #Ditjen Bina Bangda #Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna #Bupati jembrana i Made Kembang Hartawan