Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Prajuru MDA Kecamatan se-Jembrana Resmi Dikukuhkan, Bupati Kembang: Ini Pengabdian Suci Sekala dan Niskala

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 15 Januari 2026 | 06:05 WIB
Bupati Kembang Hartawan saat menghadiri pengukuhan prajuru MDA Kecamatan se-Kabupaten Jembrana.
Bupati Kembang Hartawan saat menghadiri pengukuhan prajuru MDA Kecamatan se-Kabupaten Jembrana.

JembranaExpress.Com - Prajuru Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan se-Kabupaten Jembrana masa ayahan Isaka Warsa 1947–1952 atau periode 2026–2031 resmi dikukuhkan, Rabu (14/1). Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Ballroom Ir. Soekarno, Jembrana.

Adapun prajuru yang dikukuhkan yakni Ketua MDA Kecamatan Pekutatan I Kadek Suentra, Ketua MDA Kecamatan Mendoyo I Wayan Gelgel, Ketua MDA Kecamatan Jembrana I Ketut Wardana, Ketua MDA Kecamatan Negara I Negah Sudama, serta Ketua MDA Kecamatan Melaya I Wayan Reden.

Baca Juga: Bupati Jembrana Temui Dirjen Bina Bangda Kemendagri, Dorong Dukungan Pusat untuk Infrastruktur dan Layanan Dasar

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menegaskan bahwa pengukuhan prajuru MDA bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengabdian suci kepada adat, baik secara sekala maupun niskala.

“Pengukuhan ini bukan acara biasa. Ini adalah pengabdian suci kepada adat, kepada leluhur, dan kepada masyarakat. Tugas prajuru MDA sangat mulia,” tegas Bupati Kembang.

Menurutnya, tanggung jawab prajuru MDA tidaklah ringan dan bahkan setara dengan tugas bendesa adat.

Baca Juga: Pemkab Jembrana Terapkan Sentralisasi Kendaraan Dinas, Bupati Kembang: Efisiensi Harga Mati di Tengah Fiskal Terbatas

Prajuru tidak hanya berurusan dengan awig-awig, tetapi juga dituntut mampu mengayomi, memfasilitasi, serta menyelesaikan berbagai persoalan adat yang berkembang di tengah masyarakat.

“Saya tahu tugas prajuru itu berat, sama beratnya seperti bendesa. Tidak hanya bicara awig-awig, tetapi banyak hal yang harus dihadapi. Harus mampu mengayomi dan memfasilitasi. Ini luar biasa,” ujarnya.

Bupati Kembang juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas keikhlasan para prajuru yang bersedia ngayah di bidang adat.

Ia berharap, ke depan prajuru MDA Kecamatan dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keharmonisan sosial serta melestarikan adat dan budaya Bali di Kabupaten Jembrana.

Baca Juga: Kasus LSD Pertama di Bali Ditemukan di Jembrana, Peternak Dapat Ganti Rugi Meski Sapi Dipotong

“Saya ucapkan selamat sudah ikut ngayah di adat. Mari kita bekerja sama, bersinergi, dan berjalan beriringan demi Jembrana yang harmonis dan beradat,” tandasnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#mda #Bupati Jembrana Kukuhkan Prajuru MDA Kecamatan #jembrana #Majelis Desa Adat #Bupati jembrana i Made Kembang Hartawan